Tag: Shell V Power

Pengalaman Menjadi Model Iklan

Shell V Power - iklan

Tiba-tiba ada email masuk yang mengabarkan saya terpilih menjadi salah satu orang yang akan memberikan testimoni akan suatu produk. Wah tentu saja saya kaget. Saya tanya dari mana dia bisa menemukan saya? Lagi-lagi mbak Google yang memberi tahu. Saat mereka googling dengan kata kunci produknya, salah satu tulisan saya masuk dalam halaman pertama google. Lalu mereka membuka blog saya dan menemukan alamat email. Nah inilah saya satu keuntungan menyimpan alamat email di blog.

Dan singkat cerita terjadilah kesepakatan. Saya akan mendapat kompensasi tertentu dan dijadwalkan syuting pada hari yang sudah disepakati. Jujur ini adalah pengalaman pertama syuting sebuah produksi. Saya datang bersama keluarga. Begitu banyak orang yang terlibat. Mulai dari make up, bagian lampu, kamera, penata suara dan tentu saja sutradara. Perlu beberapa kali take untuk satu kali adegan. Narasi lancar, tapi ada suara bajaj lewat jadi terpaksa diulang lagi. Nggak ada bajaj yang lewat tapi narasi lupa. Wah pokoknya lumayan ribet deh, tapi seru sih menambah pengalaman. Anak-anak juga senang.

Ternyata bukan hanya saya saja yang dijadikan model. Tapi ada beberapa orang dari berbagai profesi yang diminta memberikan testimoni. Tanpa skrip, mengalir begitu saja. Natural. Ada yang mahasiswa, dokter, penyiar radio dan saya hadir sebagai blogger. Lagi-lagi blogger. Ah status ini emang bikin hoki.

Tanpa terasa dua minggu sudah berlalu dan jreng-jreng… saya mendapat email lagi yang mengabarkan hasilnya sudah jadi. Buru-buru buka di youtube dan hasilnya… ah ternyata lumayan juga. Hasil syuting 2 hari yang memakan waktu berjam-jam cukup ditampilkan dalam hitungan 2 menitan hehehe. Bagi yang mau lihat bisa dilihat hasilnya disini Jangan diketawain yah 😀

Mau Tarikan Kendaraan Anda Kenceng tapi Mesin Halus? Ikuti Cara Ini!

Beberapa waktu lalu saya menulis tentang dirilisnya bahan bakar Shell V Power yang baru dipasarkan di Indonesia. Waktu itu saya langsung mencobanya dan berjanji akan memberikan review performa bahan bakar tersebut.
Seperti yang diungkapkan bahwa Formula bahan bakar Shell V-Power memiliki formula double-action yang dirancang untuk membersihkan mesin dan mengurangi gesekan secara aktif agar tenaga yang dihasilkan menjadi lebih besar. Selain itu Bahan bakar Shell V-Power dirancang untuk meningkatkan daya respon mesin dengan mencegah adanya sisa-sisa endapan (engine deposits) yang dapat menghabiskan tenaga mesin.
Bahan bakar Shell V-Power memiliki Friction Modification Technology (FMT) yang berfungsi sebagai pengurang gesekan tambahan. Teknologi ini diciptakan untuk membuat sebuah lapisan pelindung (protective film) antara piston dan dinding silinder yang berfungsi sebagai pelumas pada permukaan-permukaan logam, sehingga daya gesek yang muncul akan berkurang dan mesin dapat bekerja dengan lebih bebas. FMT ini dibuat untuk memberikan daya yang lebih besar pada roda, dan merupakan teknologi yang sama seperti yang digunakan pada Scuderia Ferrari di Formula 1.
Dan apa yang diungkapkan oleh pihak Shell seperti tertulis diatas, kenyataannya apa yang saya alami setelah menggunakan bahan bakar Shell V Power tersebut adalah benar, sesuai dengan apa yang mereka ungkapkan. Tenaga yang dihasilkan sangat berbeda dengan bahan bakar sebelumnya yang pernah saya gunakan. Mesin pun terdengar sangat halus. Baik mesin mobil maupun motor. Tarikannya benar-benar ringan. Sekali angkat gas kendaraan langsung melesat tanpa ada hambatan. Saya mencoba dengan menggunakan motor matic dan mobil keluarga 1.500 cc manual.
Saat mencoba dengan menggunakan motor, jika menggunakan bahan bakar sebelumnya, saat menarik gas ada sedikit hentakan sebelum motor benar-benar berlari. Namun ketika menggunakan bahan bakar Shell V Power tarikan gas begitu responsif, baru menarik gas sedikit saja motor sudah berlari tanpa hambatan.
Begitu juga saat motor berlari dengan kecepatan yang cukup tinggi. Saat menggunakan bahan bakar sebelumnya suara mesin terdengar agak kasar dan berbunyi seperti mendengung, sementara waktu menggunakan Shell V Power suara mesin halus dan nyaris tidak terdengar.
Demikian pula saat melakukan test menggunakan mobil. Kondisinya hampir sama dengan menggunakan motor. Tarikan gas menjadi lebih cepat (responsif), suara mesin menjadi lebih halus dan hemat bahan bakar.
Selain itu bahan bakar ini juga hemat. Jika menggunakan bahan bakar sebelumnya, ketika saya isi fulltank, dengan jarak tempuh yang sama bahan bakar tersebut habis dalam waktu tiga hari. Sedangkan saat menggunakan bahan bakan Shell V Power dengan jarak tempuh yang sama bisa sampai empat sampai lima hari. Jika dikalkulasikan ada pengiritan sekitar 50% lebih. Memang jika ingin lebih detail lagi perlu penelitian yang lebih lanjut, namun apa yang saya alami benar-benar nyata, dari tiga hari menjadi lima hari. Ada bonus dua hari 
Namun satu yang perlu diwaspadai jika menggunakan bahan bakar Shell V Power ini yaitu cek kondisi rem kendaraan anda. Pastikan rem dalam kondisi baik. Karena akan sangat berbahaya akibatnya jika kondisi rek tidak baik. Tarikan yang responsif harus diimbangi dengan rem yang responsif. Tentu kita tidak ingin hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Seperti yang saya ungkapkan dalam tulisan sebelumnya, please drive safely. Jadi saran saya, sebelum menggunakan bahan bakar Shell V Power, periksa terlebih dahulu kendaraan anda ke bengkel terdekat, termasuk kondisi rem. Nah jika sudah oke semua silahkan gunakan bahan bakar tersebut dan nikmati tarikannya!
Satu pesan saya, please drive safely! Masih ada keluarga kita yang menantikan kedatangan kita untuk hadir di rumah dengan selamat.

ShellV-PowerDijual-460x306

Felipe Massa, beberapa waktu lalu saat peluncuran Shell V Power di Indonesia

Wow! Bahan Bakar Mobil Balap Ferrari F1 Sudah Dijual di Indonesia!

Ternyata bahan bakar untuk mobil balap sekelas Tim Scuderia Ferrari Formula 1 sudah dijual bebas untuk umum dengan harga Rp 11.000,- per liter. Ini saya lihat ketika memasuki SPBU Shell di Jakarta dan melihat bahwa saat ini mereka sudah menjual bahan bakar jenis Shell V-Power yang biasanya digunakan Ferrari untuk balapan paling bergengsi Formula 1.

Tentu saja saya langsung mencoba jenis bahan bakar ini, karena selama ini saya adalah fans sejati Tim Scuderia Ferrari Formula 1 sejak jaman pembalap Michael Schumacher sampai Fernando Alonso. Walau koleksi mobil Ferrari saya di rumah hanya sebatas merk Burago dan HotWheels 😀 tapi untuk bahan bakar kendaraan saya selalu menggunakan Shell baik bahan bakar maupun pelumas yang sudah terbukti kehandalannya. Terlebih dengan dikeluarkannya bahan bakar yang biasa digunakan Ferrari untuk balapan Formula1 yaitu Shell V-Power tentu semakin menarik minat saya untuk menggunakan bahan bakar tersebut. Saya akan mencoba dalam satu bulan ke depan dan akan melihat hasilnya apakah sesuai dengan apa yang diklaim oleh pihak Shell bahwa bahan bakar jenis ini memberikan performa yang tinggi untuk kendaraan.

Shell V Power Pic1

Foto Ilham anak saya bersama mobil balap kesayangannya

Namun terlepas dari itu, saya sangat kagum dengan kerjasama antara Ferrari dan Shell yang sudah berlangsung puluhan tahun. Bahkan sebelum mobil Ferrari itu dibuat, jauh sebelumnya Enzo Ferrari yang menjadi pembalap pada tahun 1920 sudah didukung oleh Shell sebagai pemasok bahan bakar untuk mobil balapnya saat itu. Enzo saat itu sangat puas dengan dukungan dari Shell yang menjadi sponsor balapannya. Dan beberapa tahun kemudian, ketika Enzo mulai membuat merancang mobil sendiri dengan merk Ferrari di Maranello Italia, bahan bakar dan pelumas yang digunakan adalah Shell. Sejak saat itulah kerjasama antara keduanya terjalin hingga saat ini.

Shell V Power Pic2

Mobil Ferrari di sebuah mall saat pameran beberapa waktu lalu di Jakarta (koleksi Pribadi)

Kerjasama Ferrari – Shell berlanjut di dunia balap Formula 1. Hingga kini kerjasama keduanya sudah menghasilkan 12 kali juara dunia pembalap dan 10 kali juara dunia konstruktor. Rasanya sulit dipisahkan antara Ferrari dan Shell. Keduanya sudah saling mengisi dan melengkapi. Dan sudah terbukti kerjasama keduanya merupakan kerjasama tersukses dalam sejarah Formula 1.

Shell juga mengembangkan produk yang dapat digunakan di jalan raya. Hal ini untuk memastikan bahwa produk mereka juga bisa dirasakan langsung oleh para pengendara. Contoh yang paling baru adalah -seperti yang disebutkan diatas – dengan dikeluarkannya Shell V-Power yang baru dipasarkan di Indonesia. Shell V-Power yang dipasarkan mengandung 99% bahan yang sama dengan yang digunakan oleh tim Scuderia Ferrari F1 di ajang FIA Formula One World Championship 2013.

Secara teknis bahan bakar Shell V-Power memiliki formula double-action yang  dirancang untuk membersihkan mesin dan mengurangi gesekan secara aktif agar tenaga yang dihasilkan menjadi lebih besar. Bahan bakar ini juga dirancang untuk meningkatkan daya respon mesin dengan mencegah adanya sisa-sisa endapan (engine deposits) yang dapat menghabiskan tenaga mesin.

Bahan bakar Shell V-Power juga memiliki Friction Modification Technology (FMT)  yang berfungsi sebagai pengurang gesekan tambahan. Teknologi ini diciptakan untuk membuat sebuah lapisan pelindung (protective film) antara piston dan dinding silinder yang berfungsi sebagai pelumas pada permukaan-permukaan logam, sehingga daya gesek yang muncul akan berkurang dan mesin dapat bekerja dengan lebih bebas. FMT ini dibuat untuk memberikan daya yang lebih besar pada roda, dan merupakan teknologi yang sama seperti yang digunakan pada Scuderia Ferrari di Formula 1.

Wah ternyata asyik juga ya menggunakan bahan bakar yang sama dengan yang digunakan oleh Fernando Alonso dan Felipe Massa. Tapi satu yang tidak boleh ditiru, jangan ngebut seperti di balapan Formula 1 karena sangat berbahaya jika dilakukan di jalanan umum. Keep Safety Riding!