Menelusuri Filosofi Otsuka Hingga Ke Pasuruan

Setiap perusahaan memiliki filosofi untuk dijadikan pegangan bagi karyawannya. Demikian pula dengan PT Amerta Indah Otsuka produsen dari Pocari Sweat yang memiliki filosofi “Otsuka-people creating new products for better health world wide” dimana perusahaan dan karyawan Otsuka senantiasa berusaha dan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang signifikan untuk kesehatan masyarakat yang lebih baik. Proses kreatif ini terbuka bagi karyawan siapa saja, karena setiap individu memiliki keunikan dan potensi yang berbeda beda. Otsuka sangat menghargai keberagaman yang memberi kesempatan yang sama bagi setiap individu tanpa memandang usia, jenis kelamin, agama, ras dan kebangsaan untuk terus berkembang. Keberagaman inilah yang dianggap sebagai awal dari inovasi.

Dalam kesempatan kali ini saya dan beberapa teman blogger dari Jakarta diundang untuk menyaksikan beberapa kegiatan dari Otsuka Indonesia diantaranya adalah menyaksikan program Otsuka SATU HATI. Menjelang subuh kami berlima, saya, Mbak Ainun, Simblok Venus, Kang Motulz dan Rere sudah berkumpul di Terminal 1C Bandara Soekarno Hatta untuk melakukan penerbangan pagi dengan menggunakan pesawat yang suka memberikan pantun-pantun lucu. Alhamdulillah penerbangan lancar dan dalam waktu satu jam kita sudah mendarat dengan mulus di Bandara Juanda. Kami dijemput bis lucu Pocari Sweat yang berwarna biru. Sambil sarapan on the bus kita langsung menuju lokasi acara di Bangil Pasuruan.

Saya, Rere, Simbok, Mbak Ida, Mbak Ai dan Kang Motulz siap menuju Pasuruan

Acara pagi ini adalah ikut menyaksikan peresmian revitalisasi Alun Alun Kota Bangil Pasuruan. Otsuka menyadari akan kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bangil Pasuruan. Maksud dari pembangunan revitalisasi ini adalah untuk menciptakan tempat penyerapan air dan pereduksi polusi, sekaligus juga bisa di manfaatkan oleh warga Bangil dan Pasuruan sebagai tempat  rekreasi, olah raga dan juga berkumpul.

 

Dalam sambutannya di depan Bupati Pasuruan dan jajaran muspida, Yoshihiro Bando selaku Presiden Direktur PT Amerta Indah Otsuka mengatakan bahwa revitalisasi alun-alun Kota Bangil merupakan sebuah komitmen perusahaan untuk terus bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menjaga lingkungan serta membuat kehidupan warga kabupaten Pasuruan menjadi lebih baik.

Sedangkan tanggapan dari Bupati Pasuruan Bapak H.M Irsyad Yusuf mengucapkan terima kasih kepada PT Amerta Indah Otsuka yang telah memberikan kontribusinya kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan melalui revitalisasi alun-alun Kota Bangil. Langkah ini merupakan sebuah kerjasama yang baik antara pemerintah dan sektor swasta untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Bupati Pasuruan dan Presdir Otsuka

Otsuka melalui program program SATU HATI sejak tahun 2006 telah melakukan banyak kegiatan sosial di seluruh Indonesia.  Di Pasuruan sendiri, Otsuka sebelumnya telah melakukan program CSR SATU HATI berupa penanaman 12.500 pohon di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, serta beberapa kali melakukan penanaman pohon dengan masyarakat di sekitar pabrik, yang terletak di Desa Kejayan, kabupaten Pasuruan, yang mulai beroperasi sejak 2010. Langkah ini merupakan perwujudan dari filosofi seperti yang telah disebutkan di atas.

Dalam pidato penutupnya Bapak Yoshihiro Bando berharap semoga dengan alun-alun Bangil ini masyarakat dapat hidup lebih bahagia dan lebih sehat, melakukan aktifitas bersama di alun-alun ini. Selain itu juga beliau meminta agar masyarakat ikut menjaga bersama alun-alun ini karena ini merupakan milik bersama.

Selanjutnya setelah selesai mengikuti acara peresmian revitalisasi alun-alun, rombongan blogger bergerak menuju Pabrik Otsuka yang berada di Kejayan, Pasuruan. Pabrik yang berdiri di atas lahan seluar 11 hektar ini dibuat secara khusus dengan tema ruang terbuka dan wadah interaksi komunitas. Dilengkapi dengan fasilitas hall pengunjung, masjid dan lapangan sepakbola yang dapat digunakan oleh masyarakat umum. Keunikan dari pabrik ini adalah dapat dikunjungi oleh sekolah, universitas, atau institusi dengan syarat jumlah pengunjung antara 20-100 orang.

Sebelum mengikuti tour factory, kami sempat diberi presentasi singkat tentang sejarah Pocari Sweat dan proses produksi. Untuk sejarah Pocari Sweat kebetulan saya pernah menulis di blog pada tahun 2011 (jika ingin mengetahui lebih detail silahkan googling dengan kata kunci “Sejarah Pocari Sweat”). Sedangkan untuk proses produksi dijelaskan di dalam pabrik Kejayan ini memproduksi kemasan dan isi dari Pocari Sweat kemasan botol ukuran 350, 500 dan 900 ml. Dijelaskan pula bahwa kemasan dibentuk dari resin atau bijih plastic yang kemudian dibentuk menjadi preform atau bakal botol Pocari. Kemudian dilakukan injection moulding atau penggelembungan botol sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

Wefie dulu sebelum briefing di ruang diversity

Dan saat berkeliling pabrik, kita dapat melihat langsung proses di atas. Selanjutnya setelah botol terbentuk lalu dilakukan sterilisasi untuk mensterilkan botol dan tutupnya agar terhindar dari kontaminan. Mesin filling capping digunakan untuk pengisian produk Produk Pocari Sweat yang merupakan cairan yang sudah diolah dari air artesis yang berada di dalam tanah kemudian diolah dengan mencampur larutan garam, gula dan air sebagai komposisi cairan Pocari Sweat.

Proses Injection Moulding

 

Proses Blow Moulding

 

Mesin Sterilisasi

Mesin Filling Cappling

Selanjutnya dilakukan pelabelan yang terdiri dari cap sterilisasi, cap sorter, cap checker, yang digunakan untuk memberi label secara otomatis pada produk yang sudah dikemas. Kemudian ada mesin detector yang terdiri dari mesin bottle pressure detector, labeler, link jet printer bottle, camera inspector, yang digunakan untuk menyeleksi atau mendeteksi produk yang tidak sesuai dengan standar seperti botol yang terlalu keras atau malah terlalu lembut. Kemudian masuk ke Mesin auti caser yang berfungsi mengemas dan menata produk ke dalam kardus kemasan Pocari Sweat.

Mesin Pelabelan

Mesin Auto Caser

Semua proses itu kita dapat melihatnya dari balik kaca. Setiap proses bagian berjalan secara otomatis selama 23 jam dengan 3 shift. Semua system menggunakan robotic, setiap bagian hanya diawasi oleh 2-3 pegawai.

Tos dulu dengan Pocari Man

Setelah mengikuti semua proses, kami kembali ke ruang awal dan diberi koin untuk dimasukkan ke dalam vending machine dan memilih Pocari Sweat yang diinginkan. Setelah istirahat sejenah sambil memberi makan ikan koi di bagian lobby. Ketika kami tanya mengapa ada kolam koi di dalam ruangan kantor alasannya adalah berbagai jenis koi tersebut merupakan cerminan dari keberagaman.

 

Selanjutnya kami juga sempat mengunjungi Rumah Belajar SATU HATI yang berada di dalam area pabrik. Di rumah belajar yang didirikan pada tahun 2011 ini diadakan pelajaran tambahan bagi anak SD kelas 5 di luar kegiatan sekolah. Pesertanya bebas dari mana saja, asal mendaftarkan diri terlebih dahulu. Rumah belajar ini dilengkapi fasilitas yang memadai. Selain belajar, juga diadakan workshop dan permainan edukatif. Rumah Belajar ini merupakan program SATU HATI Cerdaskan Bangsa dan berharap dapat berkontribusi menghasilkan generasi yang berkualitas.

Usai sudah hari ini kami mengikuti program SATU HATI Peduli Lingkungan dan SATU HATI Cerdaskan Bangsa dari Otsuka. Esok hari kami akan mengunjungi program SATU HATI lainnya di Kota Malang yaitu Hutan Kota Malabar yang juga didukung oleh Otsuka. Tunggu ulasannya.

______________________________________________________________________

Untuk pendaftaran kunjungan pabrik Otsuka dapat dilakukan via online melalui link berikut : https://www.aio.co.id/id/explorion#calendar-wrapper

 

Be Sociable, Share!

Comments are closed.