I amsterdam

Iamsterdam (2)

 

Saya akan membuka satu rahasia yang belum pernah saya ungkap. Beberapa hari lalu saya upload di Facebook foto di atas dan beberapa teman berkomentar “wow sedang di Belanda ya?” “jangan lupa oleh-oleeeh” dan lain-lain. Saya menanggapinya biasa-biasa saja, biar tambah penasaran.

Sesungguhnya foto di atas adalah foto saat saya mengunjungi Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, tepatnya di Jl. HR Rasuna Said. Dalam kunjungan tersebut saya ditemani oleh seorang rekan yang berkata, “kalau kamu ditanya, sudah pernah menginjak tanah Belanda? jawab saja sudah, karena area kedubes adalah area milik pemerintah yang disewa oleh negara tersebut. Seperti disini, area ini milik Belanda”. Baiklah kalau begitu saya sudah “pernah” ke Belanda walau dalam tanda kutip hehehe.

Namun di balik itu Belanda bagi saya adalah sebuah negara yang unik, jika ada peruntungan untuk mengunjungi suatu tempat, Belanda adalah salah satu tempat yang ingin saya kunjungi. Melihat karya arsitektur modern yang ditampilkan di beberapa ruangan di Erasmus Huis semakin menambah keinginan untuk pergi kesana. Memang Belanda dikenal memiliki arsitektur yang kreatif, ini mungkin karena keterbatasan lahan yang lokasinya berada di bawah permukaan laut. Itulah mengapa ibukotanya di sebut Amsterdam. Ada kata “dam” disana yang berarti bendungan.

Baiklah, bagi teman-teman yang merasa terkecoh dengan foto saya di Facebook, saya mohon maaf, saya tidak sedang di Belanda, saya sedang berada di Kedubes Belanda dan mendapati sign “I amsterdam” yang menjadi icon kota Amsterdam. Saya tidak mau menyianyiakan kesempatan dan meminta teman untuk saling foto di lokasi tersebut. Mudah-mudahan suatu saat saya bisa berfoto di sign tersebut di tempat asalnya.

Aamiin.

Be Sociable, Share!

Comments are closed.