Category: Traveling

Buka Puasa Bersama Four Points by Sheraton Jakarta

Four Points Hotel Jakarta mengundang sejumlah blogger untuk mengadakan buka puasa bersama di hotel yang merupakan grup dari Sheraton tersebut. Undangan ini juga sekaligus ingin memperkenalkan program dari Four Points Jakarta selama bulan ramadhan. Mulai dari tanggal 26 Mei – 24 Juni 2017 akan ada program “Ramadhan Special Offer” yang menawarkan harga special menginap sebesar Rp 950.000++ / malam dengan benefit mendapatkan makan sahur dan buka puasa untuk 2 (dua) orang.

Dalam kesempatan ini juga diperlihatkan menu yang disajikan untuk prasmanan berbuka puasa yaitu makanan khas dari Timur Tengah seperti Turkish Rice Pilaph, Sate ayam Sish, Shawarma, dll. Proses pembuatannya pun dijelaskan dengan detail oleh Chef Samuel. Untuk mendapatkan rasa yang original, sang juru masak bahkan mendatangkan bumbu-bumbunya dari negara asalnya.

Keterangan Foto (atas, kiri) : Kunafa, dessert dengan cream cheese, (atas-kanan) : Baklava, paduan kacang pistachio, (bawah, kiri) : Shis Tawook, potongan ayam yang direndam semalaman sehingga bumbunya meresap, (bawah kanan) : Turkish Rice Pilaph

Sambil menunggu buka puasa, kita juga diajak untuk visit keliling hotel dan fasilitasnya. Four Points by Sheraton hadir untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap akomodasi kelas menengah di Indonesia dan diciptakan bagi wisatawan moderen. Pada setiap destinasi utama di Indonesia – Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar dan dua di Bali (Kuta dan Seminyak), pelanggan dapat menemukan pengalaman yang mengesankan dan menemukan suasana santai di lokasi strategis pada seluruh kota. Tersedia berbagai fasilitas mulai dari koneksi gratis WiFi yang cepat hingga program spesial. Four Points didesain bagi wisatawan cerdas dan mandiri, yang mencari layanan yang jujur dan pengalaman wisata yang memuaskan. Sampai saat ini sudah hadir 200 hotel Four Points di seluruh dunia.

Ada 4 (empat) hal yang ingin didapatkan saat orang menginap di hotel yaitu : kamar yang luas, tempat tidur yang nyaman, sarapan yang enak dan kopi yang segar. Keempat hal itulah yang diadopsi oleh Sheraton menjadi “Four Points” sesuai dengan nama hotelnya. Konsep hotel ini adalah hotel bisnis, itulah mengapa hotel Four Points selalu ada di tengah kota seperti yang di Jakarta berada di Jalan Thamrin yang merupakan “jantung” kota Jakarta. Selain itu kawasan ini juga dikenal sebagai CBD atau Central Business District yang merupakan pusat bisnis ibukota.

Jenis kamar di Four Point Hotel Jakarta terdiri dari 3 yaitu Suite sebanyak 4 kamar, City dan City View dengan total 164 kamar. Setiap kamar dan sekitarnya sudah mendapat akses internet wi-fi yang kencang. Fasilitas kamar terdiri dari spring bed terbaik merk King Koil dan bantal bulu angsa yang nyaman. Untuk tempat tidur tersedia ukuran single dan double. Khusus kamar Suite tersedia ruang keluarga. Untuk City View kita bisa melihat kesibukan jalan Thamrin setiap saat. Fasilitas tambahan terdapat ruang fitness, mushola yang luas di lantai 12A, tempat parkir yang luas dan dapat juga memanfaatkan fasilitas valet parking. Selain itu tersedia juga beberapa ruangan untuk meeting.

Waktu check in jam 3 sore dan check out jam 12 siang. Namun kondisi ini fleksibel dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Seperti jika menggunakan pesawat pagi mengejar meeting dan dilakukan early check in asal kamarnya tersedia. Demikian pula jika menggunakan pesawat malam, dapat juga melakukan late check in.

Setelah puas “ngabuburit” sambil keliling hotel, akhirnya menjelang buka puasa kita menuju The Eatery, yang merupakan restoran yang berada di lantai dasar untuk bersiap-siap buka puasa bersama dengan menu yang sudah dijelaskan tadi. Ada juga menu khas kearifan lokal yang wajib ada saat buka puasa seperti aneka gorengan dengan bumbu kacangnya, es buah, kurma, dan masih banyak lagi.

Suasana hotel dan menu buka puasa yang dihidangkan, dapat dilihat dalam vlog 1 menit berikut ini.

#bukberfourpoints with @fourpointsjakarta

A post shared by Harris Maulana ? (@harrismaul) on

Jelajahi Keragaman Hayati di Alam Liar Australia Barat

Negara Bagian Australia Barat adalah salah satu negara bagian terluas di dunia. Dengan wilayah sebesar 2,6 juta kilometer persegi, Australia Barat memiliki rentang iklim mikro yang beragam. Mulai dari wilayah yang kering dan berbatu, seperti di Pilbara hingga kawasan yang berhutan lebat. Kondisi ini membuat Australia Barat memiliki kekayaan hayati yang sangat khas dan luar biasa. Beberapa spesies flora dan fauna, bahkan tidak ditemukan di belahan dunia lainnya.

Menikmati keragaman hayati Australia Barat, bisa anda nikmati baik diantara keramaian wilayah urban, maupun lokasi yang lebih menantang. Jika anda tak ingin menjauh dari hiruk pikuk perkotaan, namun sejenak ingin menikmati kawasan hijau, Kings Park dan Botanic Garden bisa jadi pilihan terbaik saat mengunjungi kota Perth, ibukota Negara Bagian Australia Barat.

Terletak hanya 1,5 kilometer dari pusat bisnis di kota Perth, kawasan hijau ini memiliki 319 spesies lokal tanaman dan 80 spesies burung. Saat musim panas, tempat ini menjadi tempat favorit warga Perth untuk menikmati hangatnya matahari.

Sedikit menjauh, dengan satu setengah jam berkendara anda akan bisa menikmati salah satu taman nasional tertua di Australia Barat, sekaligus kawasan konservasi di Australia. Berlokasi di Darling Ranges, Taman Nasional John Forrest menawarkan pengalaman luar biasa untuk berjalan kaki melintas tanaman perdu, pemandangan indah untuk bersepeda dan kolam alami untuk sekedar berendam atau berenang. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi sejak tahun 1898.

Jika anda ingin menikmati petualangan yang lebih menantang, berkendaralah ke arah selatan selama empat setengah jam dari Perth menuju Walpole-Nornalup National Park. Adrenalin anda akan terpompa saat berjalan menikmati jembatan besi yang membentang di atas atap hutan sepanjang 600 meter di The Valley of the Giants Treetop Walk. Australia Barat juga terkenal dengan bunga-bunga liarnya. Kawasan Australia Barat memiliki lebih dari 12 ribu spesies bunga liar, dan 60% diantaranya adalah endemik, karena tidak ditemukan di wilayah lain di dunia ini. Saat berkembang, bunga-bunga liar ini bak hamparan karpet berwarna-warni membentang sepanjang enam bulan, mulai bulan Juni di belahan utara hingga November di kawasan selatan Australia Barat.

 

Salah satu tempat terbaik menikmati hamparan bunga liar ini adalah Kalbarri National Park di utara Australia Barat. Di taman nasional seluas 183 ribu hektar ini 1.100 jenis bunga liar bermekaran antara bulan Juli hingga Oktober setiap tahunnya. Di taman nasional ini pula, anda bisa menikmati kilas balik sejarah pembentukan alam 400 juta tahun silam, melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan seperti bersepeda, menikmati arus sungai Murchison sambil menikmati pemandangan sekitar.

Yuk, kita jelajahi alam liar Australia Barat bersama orang-orang tercinta, dan dapatkan pengalaman tak terlupakan seumur hidup anda!

Bersepeda Keliling Kebun Raya Bogor

Ada sesuatu yang baru kalau kita sekarang berjalan-jalan diseputaran Kebun Raya Bogor. Setelah sukses dengan pemberlakuan satu arah jalan raya-nya, kini fasilitas terbaru adalah jalur pejalan kaki dan sepeda. Tidak tanggung-tanggung, pelebaran pedestrian ini menggusur jalan raya yang ada, sehingga area pedestrial menjadi lebih lebar sekitar 3-5 meter.

Pada saat akhir pekan, area ini semakin rame dipenuhi oleh para pelari, orang yang naik sepeda, baik sepeda gunung, sepeda lipat maupun sepeda elektrik. Namun ada juga yang sekedar jalan-jalan santai, sambil memberi makan rusa di depan Istana Bogor.

Kehadiran jalur sepeda ini semakin membuka peluang untuk orang-orang atau pekerja di Bogor untuk ber bike to work, bike to school ataupun bike to campus, karena diseputaran Kebun Raya Bogor banyak terdapat perkantoran, sekolah dan kampus. Keistimewaan jalur sepeda dibanding jalur lalu lintas di sini adalah dapat dilalui kedua arah, jadi tidak hanya satu jalur seperti mobil atau motor. Namun perlu sosialisasi lagi agar para pejalan kaki tidak menggunakan jalur sepeda karena sampai saat ini mereka masih saja menggunakan jalur sepeda, padahal sudah jelas tertera bahwa jalur tersebut diperuntukkan untuk sepeda.

Untuk para pengunjung dari luar kota, dapat juga memanfaatkan fasilitas ini. Kita tinggal bawa sepeda dalam kendaraan, kemudian parkir di beberapa lokasi dekat dengan Kebun Raya, lalu tinggal keluarkan sepeda yang kita bawa. Bagusnya sih sepeda lipat agar dapat masuk kendaraan. Selain itu kita juga dapat masuk ke dalam Kebun Raya Bogor dan berkeliling di dalamnya. Hanya dengan membayar tiket tambahan Rp.7.000,- kita bisa langsung masuk membawa sepeda, namun pintu masuknya bukan dari pintu masuk utama, tapi disampingnya yaitu museum geologi bersamaan dengan pintu masuk untuk motor parkir.

Selain itu sudah diresmikan pula landmark atau icon baru kota Bogor yaitu Lawang Salapan yang lokasinya berada di depan Tugu Kujang. Lawang Salapan bertuliskan peribahasan “”Di Nu Kiwari Ngancik Nu Bihari Seja Ayeuna Sampeureun Jaga” yang artinya petuah kepada warga Bogor agar tetap menjaga lingkungan dan sekitarnya untuk diwariskan kepada anak cucu di masa yang akan datang.

Dapat dikatakan saat ini Kota Bogor sedang bebenah, dengan menghadirkan beberapa taman seperti Taman Kencana yang sudah dipercantik, Taman Corat Coret untuk mengakomodasi anak-anak muda yang suka graffiti, ada juga Taman Ekspresi untuk menampung kegiatan warga dan taman-taman lainnya. Saat ini sedang direnovasi Taman Sempur yang nantinya akan digunakan untuk arena olahraga dan permainan anak-anak.

Kepemimpinan walikota Bogor Bima Arya ingin mengubah paradigma Kota Bogor yang selama ini dikenal sebagai kota sejuta angkot, menjadi kota sejuta taman. Taman-taman tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk warga baik untuk pertemuan atau sekedar melepas penat setelah beraktifitas. Selain taman juga berfungsi untuk ruang terbuka hijau, dan daerah resapan air, karena Bogor juga dikenal memiliki curah hujan yang cukup tinggi, itulah mengapa disebut sebagai Kota Hujan. Dengan adanya taman yang berfungsi sebagai resapan ini tentu air hujan yang turun segera meresap ke dalam tanah agar terhindar mengalir ke sungai yang dapat membawa air hujan tersebut ke daerah hilir dalam hal ini Jakarta yang dapat menyebabkan banjir. Karena biasanya jika Jakarta banjir ada istilah banjir kiriman dari Bogor. Semoga dengan adanya taman-taman baru ini dapat menjaga lingkungan di Kota Bogor dan sekitarnya.

Weekend Getaway at Aston Sentul

Bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menghabiskan liburan akhir pekan atau kerap disebut weekend getaway dapat memilih kawasan Sentul sebagai alternatif berwisata. Jika Bandung atau Bogor sudah terlalu mainstream dan sering macet, untuk kawasan Sentul dijamin bebas macet.

Adapun destinasi yang dituju pun cukup bervariasi, mulai dari destinasi wisata alam, wisata atraktif sampai wisata kuliner ada di kawasan Sentul ini. Untuk wisata alam kita bisa mengunjungi hutan pinus Gunung Pancar yang lagi heitz, termasuk pemandian air panas-nya. Ada juga Curug Bidadari, Eco Art Park dan Taman Budaya. Untuk wisata kuliner kita bisa mengunjungi Ah Poong yang konsultan kuliner-nya dipegang oleh Bondan Winarno maknyuzz. Ada juga bakmi Golek di kawasan Ruko Sentul dan PSK Sentul alias Pedagang Sate Kiloan. Sedangkan untuk wisata atraktif kita dapat mengunjungi Jungleland seharian penuh karena ini adalah taman rekreasi wisata terbesar di Indonesia. Buat yang hobi nge-mall ada Bellanova Country Mall dan Giant Sentul.

Ah Poong Resto yang berada di tepi sungai kawasan Sentul City

Bagaimana dengan akomodasinya? Untuk hotel sudah ada beberapa yang berdiri di wilayah Sentul City diantaranya adalah Hotel Aston Sentul yang lokasinya persis di sebelah dari Taman Budaya Sentul. Hotel bintang empat sangat direkomendasikan karena hotel ini berada di tengah tempat wisata yang telah disebutkan tadi.

A photo posted by Harris Maulana ? (@harrismaul) on

 

Paling dekat ke Taman Budaya tinggal jalan kaki. Ke Jungleland hanya sekitar 1 km, begitu juga ke Hutan Pinus Gunung Pancar sekitar 2 km, ke Ah Poong kurang lebih 3 km. Jadi tinggal susun itinerary saja mau ke mana dulu tinggal diatur. Enaknya sih dari Jakarta sabtu pagi sekitar jam 9, pas makan siang langsung menuju Ah Poong. Selanjutnya check-in di Aston Sentul sekitar jam 2 siang. Istirahat sebentar setelah itu bisa ke hutan pinus Gunung Pancar sampai sunset.

Malam kita bisa istirahat di hotel yang mempunyai 212 kamar itu, bisa dinner di resto atau pesan makanan favorit dari Bogor via ojek online. Keesokan harinya sebelum sarapan bisa renang dulu di kolam yang instagramable buat isi konten Instagram. Setelah itu baru deh ke Jungleland selama seharian. Enaknya di Aston Sentul bisa late check-out sampe jam 2 siang. Kalau masih penasaran pengen ke Bogor tinggal masuk tol Jagorawi lalu exit Bogor Cuma bayar tol seribu perak.

Aston Sentul juga mempunyai danau buatan, lokasinya tepat berada di depan kamar Aston tipe resort yang hanya ada 8 kamar yang bisa konekting itu. Di danau ini kita juga bisa main perahu, dll. Tipe kamar resort ini banyak sekali yang berminat jadi jika kita ingin menempatinya harus booking terlebih dahulu jauh hari sebelumnya. Aston Sentul juga menyediakan tempat untuk meeting, outbond, dll, itulah kenapa nama lengkap hotel ini adalah Aston Sentul Lake Resort and Conference Center.

A photo posted by Aston Sentul (@astonsentul) on

Buat yang ingin olahraga futsal, tenis atau basket, ada juga tempatnya yaitu berada di bagian rooftop area parker yang berada di lantai 11. Kita bisa merasakan sensasi bermain bola di ketinggian sekitar 50 meter. Ada satu keunikan dari bangunan parkir ini yaitu di sekitar dindingnya ditanami tumbuhan vertical. Jadi gedung dan suasananya terlihat nyaman dan asri.

Jadi, sudah siap ber-weekend getaway di Sentul? Buruan tulis di daftar weekend getaway bulan depan dan jangan lupa booking di Aston Sentul jauh hari sebelumnya karena pasti penuh kalau go show. Selamat berakhir pekan!

Aston Sentul Lake Resort & Conference Center
Jl. Pakuan No.03 Bogor, West Java,Indonesia 16810
t : +6221 2909 8888
f : +6221 2909 9100
e : sentulinfo@astonhotelsinternational.com