Category: Traveling

10 Tips Mudik Selamat, Aman dan Nyaman Menggunakan Pesawat

Tidak terasa, lebaran idul fitri tinggal beberapa hari lagi. Periode belanja lebaran sepertinya sudah lewat karena THR sudah turun minggu lalu. Periode berikutnya adalah mudik. Tradisi khas Indonesia banget yang sudah sangat membudaya. Lebaran adalah momen yang sangat tepat untuk kembali berkumpul dengan orangtua, saudara, kerabat setelah berpisah sekian purnama.

Banyak cara untuk mudik. Mulai dari jalan kaki karena tempat kelahirannya di kampung sebelah hingga naik pesawat karena kampung halamannya di seberang pulau.
Nah dalam kesempatan ini saya ingin membahas 10 tips mudik yang aman, nyaman sehingga selamat sampai tujuan jika menggunakan pesawat. Simak.
1. Pesan Tiket Jauh Jauh Hari
Naik pesawat bukan seperti naik bis yang tinggal datang ke terminal terus cari bangku kosong. Untuk naik pesawat kita harus booking terlebih dahulu untuk mendapatkan tiket sesuai dengan jadwal yang diinginkan. Karena seatnya terbatas, kadang suka penuh dan kita harus ganti jadwal. Untuk itu sebaiknya kita booking tiket jauh-jauh hari, agar mendapatkan seat yang diinginkan. Selain itu harganya juga bisa lebih murah kalau ada promo. Dan semakin mendekati hari H akan semakin mahal karena tempatnya semakin terbatas.
2. Tiba di Bandara 3 Jam Sebelum Take Off
Saat akan naik pesawat, tidak ada istilah “Lebih Baik Terlambat daripada Tidak Sama Sekali”. Kalau masih menganut faham itu dijamin bakal ketinggalan pesawat. Filosofi yang harus digunakan adalah “Lebih Cepat, Lebih Baik”. Lebih cepat sampai di bandara, lebih baik. Nunggu lama? Gak apa-apa. Sekarang di bandara udah bisa kok sambil keliling-keliling dulu liat oleh-oleh atau merchandise karena wujudnya sudah seperti mall (bandara tertentu, biasanya bandara yang sudah internasional). Atau bisa juga ngecharge smartphone biar penuh atau kegiatan lainnya. Rumusan tiba di bandara paling bener adalah : “Jam Keberangkatan – 3”. Jika jam 10 berangkat berarti jam 7 sudah harus sampai karena jam 8 sudah bisa check-in.
3. Check-in Duluan
Saat konter cek in dibuka, sebaiknya langsung antri, karena dengan antri duluan dapat memilih seat yang kita inginkan. Buat yang suka beser, lebih baik pilih bagian gang dan dekat ke toilet. Jadi tidak mengganggu penumpang lain. Favorit saya sih di window karena dapat melihat pemandangan alam seperti gunung, laut, awan dan bangunan yang kecil-kecil. Kalo udah gini jadi inget betapa manusia itu kecil banget dibanding alam semesta. Langsung istigfar dan benarlah adanya istilah “aku mah apa atuh, hanya debu2 jalanan”.
4. Jangan Bawa Barang yang Aneh Aneh
Saat memasuki bandara, seluruh badan dan barang bawaan akan melalui gate scan dan xray. Seluruh unsur logam akan terdeteksi dan berbunyi beep. Jangan panik, keluarkan saja semuanya. Biasanya yang terdeteksi itu uang koin, sabuk yang ada unsur logam, lighter dan jam tangan. Biar gak repot sebaiknya barang-barang tsb tidak perlu dibawa. Uang koin kasih aja semua ke pak ogah, sabuk yang kulit dan plastik aja. Untuk korek dan gunting pasti akan disita. Tumbler juga harus dikosongkan. Kalo ntar haus, tinggal nanti minta aja sama pramugari (pesawat tertentu). Jika tanpa hambatan di atas, tentu kita akan cepat lolos dan tidak menghambat perjalanan.
5. Bawa Tas atau Ransel 7 Kg
Untuk tas atau ransel yang akan dibawa ke kabin maksimal ukuran adalah sebesar 7 kg. Hal ini agar tas tersebut masuk ke dalam bagasi yang ada di bagian atas tempat duduk. Kadang suka ribet juga kan kalo liat orang bawa tas segede gaban terus dipaksa masuk bagasi atas. Selain bikin orang jadi antri lama, juga bikin kerjaan baru buat pramugara/i karena harus dibawa ke bagasi bawah jika terpaksa.
6. Barang di Bagasi
Untuk barang-barang yang akan dibawa masuk bagasi saat check in sebaiknya kapasitasnya sesuai dengan free kapasitas maksimal. Kalau lebih tentu harus membayar kelebihan bagasi kan? Jadi barang-barang yang benar2 spesial saja yang dibawa. Nggak lucu kan kalo biaya over bagasi melebihi harga barang bawaannya sendiri.
7. Flight Mode : On
Saat seperti di pesawat inilah flight mode yang ada di setiap smartphone dapat digunakan. Dengan mengaktifkan flight mode on jaringan internet dan data otomatis mati. Kita tidak dalam melakukan aktifitas online. Hal ini dilakukan karena takut dianggap mengganggu sinyal penerbangan. Namun aktifitas lain dapat dilakukan dengan menggunakan smartphone selama terbang seperti mendengarkan koleksi lagu, nonton film, bermain game, atau memotret. Tapi jangan foto pramugari ya.
8. Baca Doa Sebelum Take Off
Pada bagian depan kursi terdapat kantong yang menyediakan majalah dan brosur berisi doa perjalanan dalam berbagai penganut agama di Indonesia. Silahkan baca sesuai agama masing-masing, semoga perjalanan lancar tanpa suatu hambatan. Jadi jangan lihat majalah yang ada flight shop nya aja ya.

9. Jadilah Sobat Aviasi

Sobat Aviasi adalah komunitas yang dibentuk oleh Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Komunitas ini memberikan informasi seputar dunia penerbangan dan aturan apa saja yang harus dijalani. Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di website resminya www.selamanya.id dan bergabung dengan menjadi follower pada akun instagram www.instagram.com/djpu151 dan facebook www.facebook.com/djpu151
10. Mengikuti Lomba Vlog #SobatAviasi
Tahun ini Dirjen Perhubungan Udara mengadakan lomba vlog untuk #SobatAviasi dengan berbagai hadiah menarik. Kita dapat mengunggah kegiatan selama mudik dengan pesawat dan mengikuti lomba ini. Informasi selengkapnya dapat dilihat pada website di atas.
Saya juga sudah mengikuti lomba ini lho, silahkan intip pada link berikut : https://youtu.be/TBom4w_gxb0

Selamat Mudik Sobat Aviasi
Sumber ilustrasi : Twitter @djpu151

Buka Puasa Bersama Four Points by Sheraton Jakarta

Four Points Hotel Jakarta mengundang sejumlah blogger untuk mengadakan buka puasa bersama di hotel yang merupakan grup dari Sheraton tersebut. Undangan ini juga sekaligus ingin memperkenalkan program dari Four Points Jakarta selama bulan ramadhan. Mulai dari tanggal 26 Mei – 24 Juni 2017 akan ada program “Ramadhan Special Offer” yang menawarkan harga special menginap sebesar Rp 950.000++ / malam dengan benefit mendapatkan makan sahur dan buka puasa untuk 2 (dua) orang.

Dalam kesempatan ini juga diperlihatkan menu yang disajikan untuk prasmanan berbuka puasa yaitu makanan khas dari Timur Tengah seperti Turkish Rice Pilaph, Sate ayam Sish, Shawarma, dll. Proses pembuatannya pun dijelaskan dengan detail oleh Chef Samuel. Untuk mendapatkan rasa yang original, sang juru masak bahkan mendatangkan bumbu-bumbunya dari negara asalnya.

Keterangan Foto (atas, kiri) : Kunafa, dessert dengan cream cheese, (atas-kanan) : Baklava, paduan kacang pistachio, (bawah, kiri) : Shis Tawook, potongan ayam yang direndam semalaman sehingga bumbunya meresap, (bawah kanan) : Turkish Rice Pilaph

Sambil menunggu buka puasa, kita juga diajak untuk visit keliling hotel dan fasilitasnya. Four Points by Sheraton hadir untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap akomodasi kelas menengah di Indonesia dan diciptakan bagi wisatawan moderen. Pada setiap destinasi utama di Indonesia – Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar dan dua di Bali (Kuta dan Seminyak), pelanggan dapat menemukan pengalaman yang mengesankan dan menemukan suasana santai di lokasi strategis pada seluruh kota. Tersedia berbagai fasilitas mulai dari koneksi gratis WiFi yang cepat hingga program spesial. Four Points didesain bagi wisatawan cerdas dan mandiri, yang mencari layanan yang jujur dan pengalaman wisata yang memuaskan. Sampai saat ini sudah hadir 200 hotel Four Points di seluruh dunia.

Ada 4 (empat) hal yang ingin didapatkan saat orang menginap di hotel yaitu : kamar yang luas, tempat tidur yang nyaman, sarapan yang enak dan kopi yang segar. Keempat hal itulah yang diadopsi oleh Sheraton menjadi “Four Points” sesuai dengan nama hotelnya. Konsep hotel ini adalah hotel bisnis, itulah mengapa hotel Four Points selalu ada di tengah kota seperti yang di Jakarta berada di Jalan Thamrin yang merupakan “jantung” kota Jakarta. Selain itu kawasan ini juga dikenal sebagai CBD atau Central Business District yang merupakan pusat bisnis ibukota.

Jenis kamar di Four Point Hotel Jakarta terdiri dari 3 yaitu Suite sebanyak 4 kamar, City dan City View dengan total 164 kamar. Setiap kamar dan sekitarnya sudah mendapat akses internet wi-fi yang kencang. Fasilitas kamar terdiri dari spring bed terbaik merk King Koil dan bantal bulu angsa yang nyaman. Untuk tempat tidur tersedia ukuran single dan double. Khusus kamar Suite tersedia ruang keluarga. Untuk City View kita bisa melihat kesibukan jalan Thamrin setiap saat. Fasilitas tambahan terdapat ruang fitness, mushola yang luas di lantai 12A, tempat parkir yang luas dan dapat juga memanfaatkan fasilitas valet parking. Selain itu tersedia juga beberapa ruangan untuk meeting.

Waktu check in jam 3 sore dan check out jam 12 siang. Namun kondisi ini fleksibel dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Seperti jika menggunakan pesawat pagi mengejar meeting dan dilakukan early check in asal kamarnya tersedia. Demikian pula jika menggunakan pesawat malam, dapat juga melakukan late check in.

Setelah puas “ngabuburit” sambil keliling hotel, akhirnya menjelang buka puasa kita menuju The Eatery, yang merupakan restoran yang berada di lantai dasar untuk bersiap-siap buka puasa bersama dengan menu yang sudah dijelaskan tadi. Ada juga menu khas kearifan lokal yang wajib ada saat buka puasa seperti aneka gorengan dengan bumbu kacangnya, es buah, kurma, dan masih banyak lagi.

Suasana hotel dan menu buka puasa yang dihidangkan, dapat dilihat dalam vlog 1 menit berikut ini.

#bukberfourpoints with @fourpointsjakarta

A post shared by Harris Maulana 🔵 (@harrismaul) on

Jelajahi Keragaman Hayati di Alam Liar Australia Barat

Negara Bagian Australia Barat adalah salah satu negara bagian terluas di dunia. Dengan wilayah sebesar 2,6 juta kilometer persegi, Australia Barat memiliki rentang iklim mikro yang beragam. Mulai dari wilayah yang kering dan berbatu, seperti di Pilbara hingga kawasan yang berhutan lebat. Kondisi ini membuat Australia Barat memiliki kekayaan hayati yang sangat khas dan luar biasa. Beberapa spesies flora dan fauna, bahkan tidak ditemukan di belahan dunia lainnya.

Menikmati keragaman hayati Australia Barat, bisa anda nikmati baik diantara keramaian wilayah urban, maupun lokasi yang lebih menantang. Jika anda tak ingin menjauh dari hiruk pikuk perkotaan, namun sejenak ingin menikmati kawasan hijau, Kings Park dan Botanic Garden bisa jadi pilihan terbaik saat mengunjungi kota Perth, ibukota Negara Bagian Australia Barat.

Terletak hanya 1,5 kilometer dari pusat bisnis di kota Perth, kawasan hijau ini memiliki 319 spesies lokal tanaman dan 80 spesies burung. Saat musim panas, tempat ini menjadi tempat favorit warga Perth untuk menikmati hangatnya matahari.

Sedikit menjauh, dengan satu setengah jam berkendara anda akan bisa menikmati salah satu taman nasional tertua di Australia Barat, sekaligus kawasan konservasi di Australia. Berlokasi di Darling Ranges, Taman Nasional John Forrest menawarkan pengalaman luar biasa untuk berjalan kaki melintas tanaman perdu, pemandangan indah untuk bersepeda dan kolam alami untuk sekedar berendam atau berenang. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi sejak tahun 1898.

Jika anda ingin menikmati petualangan yang lebih menantang, berkendaralah ke arah selatan selama empat setengah jam dari Perth menuju Walpole-Nornalup National Park. Adrenalin anda akan terpompa saat berjalan menikmati jembatan besi yang membentang di atas atap hutan sepanjang 600 meter di The Valley of the Giants Treetop Walk. Australia Barat juga terkenal dengan bunga-bunga liarnya. Kawasan Australia Barat memiliki lebih dari 12 ribu spesies bunga liar, dan 60% diantaranya adalah endemik, karena tidak ditemukan di wilayah lain di dunia ini. Saat berkembang, bunga-bunga liar ini bak hamparan karpet berwarna-warni membentang sepanjang enam bulan, mulai bulan Juni di belahan utara hingga November di kawasan selatan Australia Barat.

 

Salah satu tempat terbaik menikmati hamparan bunga liar ini adalah Kalbarri National Park di utara Australia Barat. Di taman nasional seluas 183 ribu hektar ini 1.100 jenis bunga liar bermekaran antara bulan Juli hingga Oktober setiap tahunnya. Di taman nasional ini pula, anda bisa menikmati kilas balik sejarah pembentukan alam 400 juta tahun silam, melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan seperti bersepeda, menikmati arus sungai Murchison sambil menikmati pemandangan sekitar.

Yuk, kita jelajahi alam liar Australia Barat bersama orang-orang tercinta, dan dapatkan pengalaman tak terlupakan seumur hidup anda!

Bersepeda Keliling Kebun Raya Bogor

Ada sesuatu yang baru kalau kita sekarang berjalan-jalan diseputaran Kebun Raya Bogor. Setelah sukses dengan pemberlakuan satu arah jalan raya-nya, kini fasilitas terbaru adalah jalur pejalan kaki dan sepeda. Tidak tanggung-tanggung, pelebaran pedestrian ini menggusur jalan raya yang ada, sehingga area pedestrial menjadi lebih lebar sekitar 3-5 meter.

Pada saat akhir pekan, area ini semakin rame dipenuhi oleh para pelari, orang yang naik sepeda, baik sepeda gunung, sepeda lipat maupun sepeda elektrik. Namun ada juga yang sekedar jalan-jalan santai, sambil memberi makan rusa di depan Istana Bogor.

Kehadiran jalur sepeda ini semakin membuka peluang untuk orang-orang atau pekerja di Bogor untuk ber bike to work, bike to school ataupun bike to campus, karena diseputaran Kebun Raya Bogor banyak terdapat perkantoran, sekolah dan kampus. Keistimewaan jalur sepeda dibanding jalur lalu lintas di sini adalah dapat dilalui kedua arah, jadi tidak hanya satu jalur seperti mobil atau motor. Namun perlu sosialisasi lagi agar para pejalan kaki tidak menggunakan jalur sepeda karena sampai saat ini mereka masih saja menggunakan jalur sepeda, padahal sudah jelas tertera bahwa jalur tersebut diperuntukkan untuk sepeda.

Untuk para pengunjung dari luar kota, dapat juga memanfaatkan fasilitas ini. Kita tinggal bawa sepeda dalam kendaraan, kemudian parkir di beberapa lokasi dekat dengan Kebun Raya, lalu tinggal keluarkan sepeda yang kita bawa. Bagusnya sih sepeda lipat agar dapat masuk kendaraan. Selain itu kita juga dapat masuk ke dalam Kebun Raya Bogor dan berkeliling di dalamnya. Hanya dengan membayar tiket tambahan Rp.7.000,- kita bisa langsung masuk membawa sepeda, namun pintu masuknya bukan dari pintu masuk utama, tapi disampingnya yaitu museum geologi bersamaan dengan pintu masuk untuk motor parkir.

Selain itu sudah diresmikan pula landmark atau icon baru kota Bogor yaitu Lawang Salapan yang lokasinya berada di depan Tugu Kujang. Lawang Salapan bertuliskan peribahasan “”Di Nu Kiwari Ngancik Nu Bihari Seja Ayeuna Sampeureun Jaga” yang artinya petuah kepada warga Bogor agar tetap menjaga lingkungan dan sekitarnya untuk diwariskan kepada anak cucu di masa yang akan datang.

Dapat dikatakan saat ini Kota Bogor sedang bebenah, dengan menghadirkan beberapa taman seperti Taman Kencana yang sudah dipercantik, Taman Corat Coret untuk mengakomodasi anak-anak muda yang suka graffiti, ada juga Taman Ekspresi untuk menampung kegiatan warga dan taman-taman lainnya. Saat ini sedang direnovasi Taman Sempur yang nantinya akan digunakan untuk arena olahraga dan permainan anak-anak.

Kepemimpinan walikota Bogor Bima Arya ingin mengubah paradigma Kota Bogor yang selama ini dikenal sebagai kota sejuta angkot, menjadi kota sejuta taman. Taman-taman tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk warga baik untuk pertemuan atau sekedar melepas penat setelah beraktifitas. Selain taman juga berfungsi untuk ruang terbuka hijau, dan daerah resapan air, karena Bogor juga dikenal memiliki curah hujan yang cukup tinggi, itulah mengapa disebut sebagai Kota Hujan. Dengan adanya taman yang berfungsi sebagai resapan ini tentu air hujan yang turun segera meresap ke dalam tanah agar terhindar mengalir ke sungai yang dapat membawa air hujan tersebut ke daerah hilir dalam hal ini Jakarta yang dapat menyebabkan banjir. Karena biasanya jika Jakarta banjir ada istilah banjir kiriman dari Bogor. Semoga dengan adanya taman-taman baru ini dapat menjaga lingkungan di Kota Bogor dan sekitarnya.