Category: Social Media

Nantikan Kejutan Ulang Tahun ke-5 Lazada Indonesia

Tanpa terasa Lazada Indonesia hadir di dunia e-commerce di Indonesia sudah memasuki tahun ke-5. Semenjak hadirnya di tahun 2012, Lazada sudah membuktikan komitmennya untuk terus memberikan yang terbaik bagi konsumen dan mitra bisnisnya di Indonesia. Bukti itu antara lain adalah dedikasi dan inovasi yang telah dilakukan oleh Lazada di semua lini, guna membantu mengembangkan industri ecommerce di Indonesia. Bertemakan “Surprise”, di ulang tahunnya kali ini, Lazada hendak berbagi keceriaan melalui berbagai kejutan spesial pada tanggal 21-23 Maret 2017.

Dalam kacamata dunia digital, Indonesia merupakan negara ke-enam dengan pengguna internet terbesar di dunia. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika, terdapat 102,8 juta pengguna internet di tahun 2016. Hal ini tentunya memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan industri ecommerce di Indonesia, termasuk bertambahnya industri Usaha Kecil dan Menengah yang menjual produknya melalui online marketplace seperti Lazada.

“Seiring dengan visi kami di tahun 2020, Lazada ingin membantu pemerintah Indonesia untuk mengembangkan sektor Usaha Kecil dan Menengah melalui industri e-commerce. Sebagai marketplace online terdepan di Indonesia, Lazada berkomitmen untuk menghadirkan platform dengan berbasis teknologi cerdas dimana penjual dan konsumen dapat saling berinteraksi untuk bertransaksi.” ujar Florian Holm, Co-CEO Lazada Indonesia.

Florian Holm, Co-CEO Lazada Indonesia, menyatakan visi Lazada yang ingin membantu pemerintah Indonesia mengembangkan sektor Usaha Kecil dan Menengah melalui industri e-commerce, serta selalui memprioritaskan konsumen dengan memperhatikan pengalaman berbelanja konsumen.

 

“Lazada Indonesia selalu memprioritaskan para konsumen. Bagi kami, mempelajari perilaku konsumen, selalu update dengan tren ritel, meningkatkan pengalaman berbelanja secara menyeluruh, dan meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen, dengan kata lain Customer Centric, menjadi bagian penting dalam pertumbuhan Lazada dan juga para seller kami,” tambah Florian.

Lazada terus berinovasi dan mengembangkan berbagai strategi untuk memberikan pengalaman berbelanja online yang menyenangkan kepada konsumen dengan menghadirkan beragam fitur yang menarik. “Sebagai online marketplace, kami terus menghadirkan beragam fitur untuk membuat pengalaman berbelanja online para konsumen kami senyaman mungkin. Fitur-fitur itu antara lain adalah opsi bayar di tempat (Cash on Delivery/COD), opsi pengantaran barang secara ekspress, proses pengembalian barang yang mudah, akses mudah melalui aplikasi mobile kami, hingga memperkenalkan bentuk berbelanja online interaktif melalui Online Shopping TV Lazada,” ucap Duri Granziol, Co-CEO Lazada Indonesia lainnya. Sebagai bagian dari komitmen kami untuk para konsumen, Lazada Indonesia juga terus meningkatkan kerjasamanya dengan para mitra terpilih mulai dari sisi logistik, penyedia layanan telekomunikasi dan bank untuk sistem pembayaran.

Duri Granziol, Co-CEO Lazada Indonesia, menyatakan bahwa Lazada sebagai online marketplace terus menghadirkan berbagai inovasi dari segi pengalaman konsumen, pengiriman barang, serta kerjasama dengan partner untuk memastikan konsumen dapat memiliki pengalaman berbelanja online yang menyenangkan bagi para konsumen.

“Sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia, kami menyadari pentingnya membina kemitraan secara strategis termasuk dengan Bank Mandiri, Telkomsel dan JNE agar kami dapat terus memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan kepada konsumen kami. Kami sangat senang dapat bekerjasama dengan mereka selama lima tahun terakhir, dan juga untuk tahun-tahun yang akan datang.” Duri menambahkan.

(Kiri – Kanan) Florian Holm, Co-CEO Lazada Indonesia, Perwakilan dari partner: JNE, Bank Mandiri dan Telkomsel. Dalam komitmennya kepada konsumen, Lazada menjalin kerjasama dengan beberapa partner di Indonesia seperti JNE, Bank Mandiri, dan Telkomsel untuk bekerja sama mewujudkan pengalaman berbelanja online yang menyenangkan.

Pada ulang tahun ke-5 ini Lazada telah mempersiapkan berbagai kejutan menarik (“Surprise”) selama perayaan Ulang Tahun Lazada pada tanggal 21-23 Maret, antara lain flash sales, diskon untuk produkproduk best seller, serta beragam hadiah kejutan. Tidak ketinggalan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan interaksi dengan konsumen melalui live streaming Lazada Shopping TV, kejutan berhadiah dari youtubers terkenal di Indonesia dan kuis menarik setiap harinya. Lazada akan selalu berupaya mengembangkan inisiatif baru sebagai bentuk komitmen Lazada untuk terus meningkatkan pengalaman berbelanja online yang aman, mudah dan menarik bagi para konsumennya.

Happy Birthday Lazada. Give me ? #KejutanLazada #LazadaIndonesia

Platform PopLegal Hadirkan Akses Kemudahan Layanan Jasa Hukum

Kesadaran masyarakat yang rendah terhadap pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari, adalah latar belakang dari lahirnya PopLegal. Kami menyadari, hal tersebut disebabkan oleh masih banyak lapisan masyarakat Indonesia yang tidak dapat menjangkau akses layanan jasa hukum, baik dari segi biaya, maupun karena adanya gap yang begitu jauh antara jumlah penyedia jasa hukum dengan kebutuhan masyarakat.

Startup Stock Photos

Akibatnya, masyarakat yang awam dengan hukum ini seringkali tidak memerhatikan apa yang menjadi hak hukum nya, dan dengan apa hak tersebut dapat dilindungi. Perlu diingat, bahwa kami tidak hanya berbicara masyarakat di Ibukota Jakarta saja, tetapi di seluruh Indonesia.

PopLegal hadir menawarkan kemudahan bagi setiap lapisan masyarakat dalam mengakses layanan jasa hukum dengan sangat terjangkau. Dengan bantuan teknologi online document generator, PopLegal menghadirkan sebuah sistem pembuatan dokumen perjanjian yang user-friendly dan real-time. Selain pembuatan dokumen, PopLegal juga menyediakan sebuah platform dimana user dapat menyimpan, meng-edit dokumen secara real-time dimana saja, kapan saja. Jika user memiliki pertanyaan seputar masalah hukum, PopSupport siap membantu.

Document Generator

Doc-Gen merupakan salah satu layanan dari PopLegal, dimana user dapat membuat dokumen perjanjian semudah mengisi formulir. Dengan sistem online document generator, user dapat membuat dokumen perjanjian sendiri. Selain itu, Doc-Gen juga dapat digunakan untuk pembuatan form administrasi, dokumen legal & bisnis lainnya. User tidak perlu khawatir dengan penyusunan kalimat perjanjiannya, karena dokumen-dokumen perjanjian di dalam Doc-Gen telah dirancang oleh para profesional yang merupakan praktisi di bidang hukum.

Document Management System

Merupakan sebuah platform dimana user dapat meyimpan, meng-edit, dan me-review dokumen secara real-time. Selain itu, user juga dapat mengundang pihak-pihak bersangkutan dalam pembuatan dokumennya. Ini dapat memudahkan user dalam pembuatan dokumen perjanjian yang ingin disesuaikan dengan semua pihak bersangkutan.

PopSupport

Dengan PopSupport, masyarakat tidak perlu bingung lagi mencari tempat bertanya seputar masalah hukum karena alasan “tidak punya kenalan advokat”. Selain itu, PopSupport juga memiliki fitur yang dapat membantu masyarakat untuk terhubung dengan para penyedia jasa hukum, seperti konsultan hukum/advokat, maupun notaris/PPAT, sesuai dengan kebutuhannya dan permasalahan hukum yang dihadapi.

Poplegal merupakan salah satu startup yang masuk dalam dalam program akselerasi dari GnB Accelerator Batch Kedua. Program GnB Accelerator sendiri merupakan program akselerasi kerjasama antara Fenox VC dan Infocom Corporation. Program yang berjalan selama tiga bulan ini menawarkan mentorship (bimbingan), support (dukungan), training (pelatihan), dan funding (pendanaan).

Nonton Video Streaming Tanpa Pulsa atau Kuota via HaloHola

Dalam melakukan perjalanan jauh, baik dengan bis atau kereta api bagi para traveler dan commuter, kebosanan menjadi salah satu kendala yang sering dialami banyak orang. Terlebih lagi jika akses internet yang terbatas membuat perjalanan semakin membosankan. Kita tidak bisa membuka social media dan apalagi harus men-download file streaming video dan musik yang membutuhkan akses data besar. Karenanya solusi yang dapat memberikan kemudahan akses streaming konten hiburan saat perjalanan plus bebas kuota ini lah yang menjadi alasan HaloHola, startup besutan anak muda Indonesia ini, hadir agar perjalanan jauh Anda tidak lagi membosankan.

“Kami menemukan sebuah masalah yang cukup unik berdasarkan pengalaman melakukan perjalanan di Indonesia menggunakan layanan transportasi yang belum dilengkapi koneksi internet dan kebosanan saat dalam perjalanan jauh,” ujar Jaka Putranto selaku Founder HaloHola menjelaskan.

“Karena itu lah bersama team di HaloHola kami meluncurkan layanan onboard entertainment streaming ini. HaloHola memungkinkan para pengguna untuk dapat  menikmati berbagai jenis hiburan melalui gadget pribadi di tempat tertentu yang tidak terdapat koneksi internet (blankspot) seperti di kereta api dan stasiun. Adapun konten hiburan yang disediakan HaloHola diantaranya video, game, majalah, artikel, dan musik.”

HaloHola dapat mendukung semua perangkat dan tidak perlu mendownload aplikasi terlebih dahulu. Cara kerjanya, HaloHola ini akan terkoneksi oleh sebuah device yang memancarkan sinyal WiFi. Kemudian WiFi tersebut akan terkoneksi oleh smartphone ataupun gadget lain yang akan digunakan dalam menikmati layanan HaloHola. Cukup terhubung dengan WiFi HaloHola, maka konten hiburan dapat dinikmati oleh para pengguna. Dibandingkan layanan streaming lainnya, konten hiburan HaloHola dapat dinikmati dengan lancar tanpa buffering dan juga bebas kuota.

“Kami memberikan fasilitas bebas kuota kepada para penumpang untuk menonton video, mendengarkan musik, bermain games, membaca koran dan majalah digital yang langsung dapat diakses di gadget masing-masing sepanjang perjalanan,” tegas Jaka.

Guna memberikan konten hiburan kepada masyarakat saat melakukan perjalanan jauh menggunakan sarana transportasi, HaloHola telah melakukan kerjasama dengan PT.KAI. Dengan demikian, HaloHola dapat menghadirkan beragam hiburan gratis kepada para penumpang kereta api melalui perangkat mereka sendiri sehingga dapat menghilangkan kejenuhan pada saat melakukan perjalanan. Selain KAI, HaloHola juga dalam proses bermitra dengan bandara-bandara utama  di Indonesia, dan perusahaan-perusahaan transportasi lainnya.

“Respon dari para pengguna sangat lah baik dimana kami telah mendapatkan 12.000 users hanya dalam waktu 4 minggu dan tumbuh pesat, dengan respon baik yang kami terima dari pihak pengelola transportasi dan juga penumpangnya. Karena itu kami sedang mempersiapkan seed fund raising untuk ekspansi ke perusahaan- perusahaan transportasi lainnya agar dapat cepat menangkap market share yang besar.” Tambah Jaka memaparkan.

HaloHola sendiri adalah salah satu startup yang masuk dalam dalam program akselerasi dari GnB Accelerator Batch Kedua. Program GnB Accelerator sendiri merupakan program akselerasi kerjasama antara Fenox VC dan Infocom Corporation. Program yang berjalan selama tiga bulan ini menawarkan mentorship (bimbingan), support (dukungan), training (pelatihan), dan funding (pendanaan).

Pentingnya Keamanan Cyber Untuk Sektor Publik

Presiden Indonesia perlu untuk waspada di tengah berbagai transisi dramatis yang terjadi di dunia, bukan hanya mengenai defisit atau kebijakan luar negeri atau perubahan iklim. Presiden Indonesia tentunya dikelilingi penasehat yang berpengalaman dalam strategi yang berhubungan dengan isu-isu tersebut.

Hal yang perlu ditangani adalah transisi global terhadap ekonomi digital. Perubahan ini mempengaruhi setiap aspek lingkungan masyarakat kita, mulai dari bagaimana bisnis meraih profit hingga bagaimana individu menjalani hidupnya dan berinteraksi secara sosial. Ekonomi digital dan lingkungan masyarakat mengkombinasikan teknologi dan jasa untuk memberikan nilai baru dalam bentuk kualitas hidup yang lebih baik dan hasil akhir dari bisnis yang lebih baik juga. Hal ini memengaruhi setiap sektor ekonomi, mulai dari manufaktur, kesehatan, keuangan hingga energi. Perubahan ini mengubah mata pencaharian anggota masyarakat, bagaimana mereka menghabiskan waktu luang mereka, dan di mana serta bagaimana mereka menggunakan uang mereka, mendapatkan pendidikan, bahkan membesarkan anak mereka. Realitanya adalah kita belum pernah melihat perubahan yang begitu menyeluruh dan dramatis seperti ini, setidaknya sejak pada masa munculnya revolusi industri, dan terus terang, kecepatan dari perubahan ini belum pernah terjadi sebelumnya di sejarah manusia.

Demikian diungkapkan Anthony Giandomenico dari Security Strategist, Fortinet yang merupakanpemimpin global dalam solusi keamanan cyber berkinerja tinggi, pada hari ini membagikan informasi tentang pentingnya keamanan cyber untuk sektor publik.  

Lebih lanjut Anthoniy mengatakan seiring dengan perubahan ini, muncul peningkatan risiko. Ketika individu dan organisasi terburu-buru mengadopsi alat dan teknologi baru untuk ekonomi digital, keamanan sepertinya tidak diutamakan. Dalam banyak kasus, solusi keamanan terdahulu tidak memiliki kemampuan untuk menangani tantangan-tantangan baru ini. Sebagai contoh, menurut Gartner, diperkirakan bahwa 25% dari data traffic korporasi akan melewati keamanan perimeter (meningkat dari 4% saat ini) pada tahun 2018 dan berpindah secara langsung dari perangkat mobile ke cloud, dan kebutuhan untuk mencegah penyusupan data dari public clouds akan mendorong 20% dari organisasi-organisasi untuk mengembangkan program pengaturan keamanan data milik mereka sendiri. Dan pada tahun 2020, lebih dari 25% serangan perusahaan yang teridenfikasi akan melibatkan IoT, sementara alokasi biaya untuk IoT hanya sebesar 10% dari total anggaran keamanan TI.

Tantangan yang luar biasa terkait dengan pemerintah yang mencoba untuk menangani isu-isu ini adalah proses legislatifnya yang secara sengaja didesain menjadi lambat, sehingga peraturan apapun entah cenderung menjadi terlalu umum untuk dilaksanakan, atau cenderung menjadi sangat spesifik sehingga dengan cepat tidak terpakai lagi. Meskipun begitu, ada beberapa area yang dapat ditangani untuk mengatasi tantangan-tantangan keamanan yang baru yang dapat dengan serius menggangu perkembangan ekonomi digital.

1) Dewan Penasehat Keamanan Cyber Memperluas peran dan fungsi dari Komisi dalam Meningkatkan Keamanan Cyber Nasional pemerintah untuk mengikutsertakan lebih banyak lagi para profesional dandeveloper keamanan cyber untuk meningkatkan dan mempromosikan standar dan praktik terbaik terkait keamanan yang industry-specific, menyediakan panduan secara real-time mengenai bagaimana cara merespon isu-isu yang bergerak cepat atau isu-isu yang terkait langsung dengan konsumen, dan menciptakan akuntabilitas atas kegagalan untuk berjaga-jaga dengan layak terhadap serangan cyber. Dalam dunia fisik,sebuah bisnis harus memenuhi standar tertentu, seperti peraturan mengenai bangunan atau inspeksi kesehatan, untuk membuka sebuah toko dan mulai berbisnis. Untuk standar dan praktik terbaik, kerangka keamanan cyber NIST dan standar industri saat ini seperti PCI-DSS merupakan awal yang baik. Akan tetapi perkembangan perangkat cerdas, jaringan IoT, perangkat terhubung, data besar, bangunan dan kota cerdas, dan infrastruktur kritis yang saling terhubung terus menerus mengubah lingkungan sosial dan keuangan kita secara dramatis. Sejalan dengan ini, risiko yang menghadapi ekonomi digital kita yang berkembang pun semakin luas. Panduan harus diperluas untuk industri dan pasar yang baru ini, proses sertifikasi keamanan bisnis perlu dikembangkan, dan standar serta insentif pelatihan keamanan perlu diterapkan untuk menutup kesenjangan pada kemampuan keamanan yang terus membesar.

2) Melancarkan Berbagi Informasi – Respon kita terhadap ancaman yang berkembang ini tidak akan bisa cukup cepat tanpa pengetahuan baik mengenai ancaman tersebut. Dan hal ini berarti diperlukan pembagian informasi antara organisasi bertanggungjawab terhadal infrastruktur kritikal kita. Undang-undang Cybersecurity Act of 2015 menciptakan sebuah kerangka untuk pembagian informasi mengenai ancaman keamanan cyberdan tindakan defensif antara pihak-pihak sektor swasta dan antara sektor swasta dengan pemerintah, dan mendorong partisipasi sukarela pada badan informal seperti ISAO. Akan tetapi organisasi-organisasi akan tetap membagikan sedikit dari intelijen yang diperlukan.

Terlalu banak industri dan organisasi yang masih takut dalam berbagi informasi. Kini saatnya untuk menciptakan badan pengatur yang dapat menentukan standar pembagian informasi untuk industri-industri penting, dan menuntut pemenuhan persyaratan audit dan sertifikasi.

3) Akuntabilitas – Risiko yang dibebankan pada konsumen dan ekonomi akibat keamanan cyber dimengerti dengan baik. Kini waktunya bagi organisasi untuk menerima akuntabilitas yang lebih besar untuk penerobosan data, terutama yang memengaruhi data keuangan atau data personal konsumen. Serangan besar Mirai yang menghentikan layanan akhir-akhir ini, sebagian besar didasarkan pada perangkat IoT yang rentan, merupakan contoh yang sempurna. Para pakar keamanan telah memberikan peringatan tentang standar keamanan yang lemah untuk perangkat terhubung, dan kemungkinan timbulnya konsekuensi yang mengerikan. Sayangnya, industri yang membangun peralatan dan perangkat yang IP-enabled pada umumnya telah gagal dalam merespon hal tersebut. Model pengembangan dan manufakturnya seringkali tidak cukup mempertimbangkan risiko, atau kecepatan peningkatan ancaman modern. Namun kita sebagai masyarakat tidak bisa membiarkan biaya yang ditimbulkan penerobosan keamanan dan denda terkait disertakan sebagai bagian dari biaya berbisnis.

Akuntabilitas itu mendasar, dan sedang mulai bergerak ke hulu. Sebagai contoh, SEC’s Office of Compliance Inspections and Examinations (OCIE) kini memeriksa institusi penyedia jasa keuangan untuk memastikan bahwa langkah-langkah manajemen dan penilaian risiko tersedia untuk mengurangi risiko cyber. Dan mantan komisioner SEC, Luis Aguilar, berpendapat bahwa para direktur perusahaan harus secara personal bertanggungjawab atas penyusupan cyber apabila mereka gagal memastikan penerapan keamanan cyber yang memadai. Perlu untuk mempertimbangkan penetapan standar akuntabilitas yang lebih ketat

4) Insentif Bisnis – Untuk memotivasi organisasi dengan baik, insentif finansial perlu diciptakan untuk mendorong usaha agar memenuhi standar keamanan. Antara lain, asuransi cyber dapat diwajibkan bagi perusahaan yang telah disusupi, dan cara untuk mengurangi premi asuransi cyber berdasarkan kepatuhan terhadap suatu rangkaian standar keamanan. Perusahaan yang secara publik diperdagangkan juga harus diwajibkan untuk mencantum secara jelas penalti dan perkembangan dalam pemenuhan persyaratan dalam laporan keuangan tahunan dan setiap kuartal.

Pendekatan lainnya adalah menciptakan penilaian atas keamanan bisnis, yang disebarluaskan ke publik. Sebuah sistem penilaian yang disebarkan kepada konsumen, didasari oleh pemenuhan standar keamanan yang diatur oleh dewan penasehat keamanan cyber, akan memotivasi bisnis untuk memperoleh sertifikasi, menerapkan standar keamanan yang lebih ketat, dan mempromosikan dirinya sebagai bisnis yang berbeda.

Pembedaan keamanan akan meningkatkan pendapatan, dan pasti dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk setiap orang. Pendekatan yang sama telah berhasil dalam industri otomotif. Pengenalan akan air bags, sebagai contoh, tidak hanya menggerakkan para pembeli yang sadar akan keamanan, tetapi perilaku pembeli yang dikombinasikan dengan pemenuhan syarat-syarat memotivasi keseluruhan industri untuk mengadopsi standar tersebut. Kini ada perlombaan untuk memasukkan perlengkapan keamanan yang lebih banyak dan lebih baik, seperti kontrol traction dan stabilitas, kamera, sistem pencegahan kecelakaan, dan teknologi monitor lingkungan. Sebagai hasilnya, kematian dan cedera akibat kecelakaan berada pada titik terendah.

5) Kesadaran Publik Pada akhirnya, kita perlu untuk mendorong kampanye kesadaran situasi berbasis risiko untuk perusahaan dan konsumen. Telah ada banyak sekali kampanye publik yang didesain untuk mendorong masyarakat untuk mengurangi perilaku berisiko pada area lain yang menyangkut kepentingan nasional, seperti peringatan risiko merokok, atau texting sambal mengemudi. Dan hal ini berhasil. Kita memerlukan hal seperti ini untuk keamanan cyber.

Kami merekomendasikan pembiayaan untuk sebuah rangkaian kampanye kesadaran publik yang didesain untuk meningkatkan pengetahuan konsumen mengenai keamanan cyber. Mengangkat profil nasional bulan Oktober sebagai Bulan Kesadaran Akan Keamanan Cyber Nasional dapat membantu, seiring dengan pelaksanaan dan penempatan rangkaian iklan layanan masyarakat pada televisi, online, dan media cetak. Walaupun standar dan strategi keamanan perlu memperhitungkan bahwa orang telah dan akan melanjutkan perilaku online berisiko, pengembangan kampanye kesadaran akan meningkatkan keamanan secara umum dan mempermudah tugas setiap orang.

Kemudian, ciptakan badan-badan dan penawaran keamanan cyber lokal semacam klinik kesehatan, seperti yang disediakan kepada badan negara dan organisasi infrastruktur penting oleh National Protection and Programs Directorate dari Department of Homeland Security. Versi lokal dari badan seperti itu dapat menawarkan program dan informasi mendidik, mengeluarkan peringatan mengenai ancaman dan virus, dan menyediakan jasa dengan biaya diskon bagi bisnis dan para pengguna, seperti pengecekan keamanan, ‘vaksin’ perangkat, dan penyelesaian masalah sesuai kebutuhan.

Dan terakhir, ciptakannya pelatihan keamanan cyber pada program STEM/STEAM di sekolah negeri untuk setiap siswa di tingkat K-12. Kita perlu membesarkan generasi yang terdiri dari masyarakat dan konsumen yang fasih teknologi yang paham bahwa keamanan yang terintegrasi dan diadaptasi ke dalam dunia cyber yang semakin bertambah mengelilingi mereka dan meresap dalam setiap aspek kehidupan mereka adalah keperluan mendasar.