Category: Social Media

Langkah Pencegahan Meluasnya Kehancuran Akibat Serangan Ransomware

Seiring dengan Ransomware WannaCry dan sejenisnya yang terus-menerus menyerang berbagai industri global, Fortinet, sebagai penyedia solusi keamanan siber terkemuka sangat menyarankan organisasi di APAC untuk segera mengambil langkah-langkah perlindungan terhadap Ransomware yang mematikan ini

“FortiGuard Labs milik Fortinet telah memonitor dan menganalisa ancaman secara terukur dari dua juta lebih sensor di seluruh dunia. WannaCry dan sejenisnya telah sangat merusak dengan kemampuan me-replikasinya. Ransomware ini dikenal dengan sejumlah nama termasuk WCry, WannaCry, WanaCrypt0r, WannaCrypt, atau Wana Decrypt0r.  Disebarkan melalui ekploitasi terkait NSA yang disebut ETERNALBLUE yang bocor bulan lalu oleh sekelompok hacker yang dikenal sebagai The Shadow Brokers. ETERNALBLUE mengeksploitasi kerentanan dari protokol Microsoft Server Message Block 1.0 (SMBv1)”, kata David Maciejak, Director of Security Research di Fortinet.

”WannaCry telah menyusupi ribuan organisasi di seluruh dunia, termasuk institusi-institusi penting. Ransomware ini mudah dikenali karena permintaan tebusan didukung lebih dari 24 bahasa ,” tambah Maciejak. Penelusuran Fortinet menunjukkan bahwa rata-rata ada lebih dari 4.000 serangan Ransomware setiap hari sejak 1 Januari 2016.

Jika organisasi telah terpengaruh Ransomware, Fortinet sangat menyarankan langkah-langkah berikut :

  1. Segera isolasi perangkat yang terinfeksi dengan memutusnya dari semua jaringan secepat mungkin untuk mencegah penyebaran Ransomware ke jaringan/perangkat terhubung lainnya.
  2. Jika jaringan sudah terinfeksi, segera putuskan koneksi dengan semua perangkat terhubung.
  3. Matikan semua perangkat terpengaruh yang belum seluruhnya rusak. Hal ini bisa membersihkan dan memperbaiki data, mengalokasi kerusakan, dan agar tidak memperburuk keadaan.
  4. Back-up data harus disimpan offline. Saat terdeteksi, periksa kembali back-up data dan pastikan bebas malware.
  5. Segera hubungi pihak berwenang, laporkan setiap ransomware yang dialami, dan minta bantuan.

Untuk organisasi dan perusahaan yang belum terkena serangan Ransomware, Fortinet menyarankan tindakan pencegahan berikut:

  1. Lakukan patch pada sistem operasi , software, dan firmware pada semua perangkat. Untuk organisasi besar  dengan banyak perangkat, pertimbangkan untuk mengikut sertakan sistem pengaturan patch yang terpusat.
  2. Pasang teknologi IPS, AV, dan Penyaringan web, dan ingatlah untuk selalu meng-update-nya.
  3. Buatlah back-up data secara rutin . Verifikasi integritas back-up data tersebut, enkripsikan, dan uji proses perbaikan data untuk memastikan semuanya berjalan baik .
  4. Pindai semua surel yang masuk dan keluar untuk mendeteksi ancaman dan saring file yang akan dikirim.
  5. Jadwalkan pemindaian rutin dengan anti virus dan anti-malware secara otomatis .
  6. Non–aktifkan skrip makro pada file yang ditransmisi lewat surel. Pertimbangkan pemanfaatan perangkat seperti Office Viewer untuk membuka file terkait Microsoft Office daripada lewat aplikasi Office.
  7. Buatlah strategi untuk membangun kelangsungan bisnis yang tanggap dalam menghadapi berbagai pekerjaan yang riskan.

“Fortinet menangani tantangan keamanan siber organisasi dengan kecerdasan Security Fabric yang mencakup keseluruhan jaringan, menghubungkan sensor keamanan dan perangkat berbeda, mengumpulkan, mengkoordinasikan, dan menanggapi setiap tindak kejahatan yang muncul kapan pun,” kata Maciejak.  “Hanya dengan  memanfaatkan semua sumber daya pertahanan yang terkoordinasi bisa efektif melawan serangan cyber besar seperti WannaCry.”

Xfas, Solusi Social Commerce untuk Transaksi Online Shop yang Aman, Lengkap dan Mudah Digunakan

Menurut data yang dirilis Asosiasi Fintech Indonesia dan Tech in Asia (2016) disebutkan bahwa 80% pertumbuhan perdagangan online saat ini dominasi oleh aktivitas jual beli yang berlangsung di social commerce. Walaupun masih menggunakan metode tradisional di platform sosial seperti Facebook, Instagram, BBM, Line dan WhatsApp, terdapat 2,7 juta transaksi setiap harinya. Namun,  permasalahan yang sering muncul dalam melakukan kegiatan jual beli di social commerce  yakni adanya percakapan panjang antara seller dan buyer untuk mengetahui detail produk yang ditawarkan hingga metode pembayarannya.

Adanya permasalahan tersebut, maka dibutuhkan solusi yang efektif, mudah dan anti ribet untuk mempermudah seller dan buyer dalam melakukan transaksi. Hal inilah yang mendorong lahirnya Xfas. Solusi yang ditawarkan Xfas ini akan mempercepat proses transaksi, mempermudah penerimaan pembayaran, sekaligus membantu dalam pengelolaan data barang masuk dan keluar.

Hari ini, Xfas, solusi social commerce yang terintegrasi dengan sistem pembayaran dan manajemen inventori yang pertama bagi seller dan buyer di online shop, hadir di Indonesia. Xfas merupakan sebuah solusi social commerce hasil kolaborasi dari  payment gateway provider lokal, Faspay bersama dengan perusahaan financial technology Xfers dari Singapura, menyediakan layanan keuangan menggunakan teknologi terkini bagi para pelaku bisnis online terutama mereka yang masih bergerak dalam skala kecil – menengah.

Xfas sendiri mengusung konsep the simplest social commerce payment solution, mengeliminasi elemen-elemen utama dalam berjualan online seperti komunikasi yang ribet, pengintegrasian sistem hingga biaya untuk memelihara website dan manajemen inventori.

“Dengan adanya Xfas ini dapat mempermudah para penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi pembayaran. Buyer akan mendapatkan link dari produk yang telah dibeli, lalu hanya dengan sekali klik, maka semua informasi yang dibutuhkan akan diterima oleh seller sehingga proses transaksi menjadi lebih efektif. Ini merupakan solusi anti ribet satu-satunya yang lengkap, aman dan mudah bagi seller dan buyer di social commerce.” ujar CEO Faspay, Hioe Fui Kian.

kiri-kanan, Bapak Eddy Tju (VP Business Development Faspay), Samson Leo (Co-Founder Xfers), Ibu Hioe Hui Kian ( CEO Faspay),Tian Wei Liu (CEO & Co Founder Xfers).

Inilah yang menjadi fitur unggulan dari Xfas. Setiap data transaksi yang dilakukan oleh penjual  maupun pembeli di sosial media akan ditampilkan dalam format link. Pembeli nantinya akan mendapatkan link yang berisi informasi dari produk yang telah dibeli dari deskripsi singkat produk tersebut, jumlah barang, jenis barang yang dibeli, berat barang, harga, gambar dan lain sebagainya.

Xfas Bantu Majukan Bisnis Online Shop Anak Muda

Liu Tian Wei, CEO dan Co-Founder Xfers, juga mengungkapkan, “Dengan kemudahan yang diberikan Xfas dalam bertransaksi, sangat membantu para pengusaha pemula serta kaum muda seperti pelajar dan mahasiswa dalam memasarkan produk mereka”.

“Xfas mendukung penuh para mahasiswa dan pelajar khususnya, dalam memasarkan produk yang mereka tawarkan di online shop sehingga dapat menambah penghasilan mereka,” tambah Tian Wei.

kiri-kanan, Bapak Eddy Tju (VP Business Development Faspay), Bapak Herry Andrie Janssen (President Director of ASTEL Group), Ibu Hioe Fui Kian ( CEO Faspay), Tian Wei Liu (CEO & Co Founder Xfers), Samson Leo (Co-Founder Xfers)

Cara menggunakan Xfas cukup mudah, pengguna cukup masuk ke dalam dashboard Xfas yang telah disediakan untuk mengatur produk yang hendak dijual. Sebelum masuk ke dashboard, pengguna harus melakukan registrasi terlebih dulu melalui www.xfas.co.id. Hal ini hanya berlaku untuk seller saja, bagi buyer tidak perlu melakukan login terlebih dulu.

Dashboard ini nantinya akan menciptakan suatu link yang nantinya link inilah yang digunakan penjual untuk disebarkan kepada calon pembeli melalui media sosial, forum maupun aplikasi messenger. User yang menerima link tersebut akan diarahkan ke halaman pemesanan yang berisi tentang informasi produk yang tadi telah di-setting dalam dashboard. Selanjutnya pengguna akan menerima informasi mengenai pembayaran produk yang hendak dibeli dengan beragam pilihan metode transfer bank maupun kartu kredit.

Apabila pembayaran tersebut berhasil dilakukan, Xfas akan mengirimkan notifikasi secara otomatis kepada penjual. Setelah itu, penjual dapat melanjutkan ke proses pengiriman barang. Pembeli tidak perlu melakukan hal apapun untuk mengkonfirmasi sehingga dapat duduk dengan tenang sambil menunggu barang yang mereka beli dikirim.

“Xfas juga menawarkan berbagai kemudahan lainnya seperti, kemudahan mengolah data inventori barang yang dijual, analisis penjualan hingga proses pencairan uang yang tidak rumit,” ucap Hioe Fui Kian.

Diharapkan dengan semakin banyak seller dan buyer yang memanfaatkan solusi Xfas, kita akan turut mendorong terwujudnya cashless society dan perkembangan e-commerce di Indonesia.

6 Tips Memulai Bisnis Online

Beberapa tahun terakhir ini bisnis online shop telah menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia, mulai dari anak muda, remaja hingga orang dewasa pun melakoni bisnis berbasis digital ini. Media sosial pun menjadi platform yang paling banyak digunakan untuk menggaet pelanggan dan merauk keuntungan. Menjalankan bisnis ini sebenarnya susah-susah gampang. Tidak sedikit yang mencoba namun akhirnya gagal dan menyerah. Namun, banyak juga yang kemudian berhasil dan mencapai omzet jutaan hingga ratusan juta rupiah.

Amelia Ramadhanny (Amel) dan Elvira Susanti (Inge) merupakan contoh kisah sukses berjualan online. Amel dan Inge masih-masing merupakan pemilik online shop @toko_palugada dan @mostwanted_ol di Instagram yang sudah beromzet ratusan juta setiap bulannya.

Nah, buat kamu yang saat ini sedang berpikir untuk memulai berjualan online, sebaiknya kamu simak artikel berikut ini sampai tuntas karena kedua pemilik online shop tersebut dan solusi mobile wallet Smartfren UANGKU akan berbagi tips sukses berjualan online bagi pemula. Berikut tipsnya:

1. Maksimalkan Modal Yang Ada
Menurut Amel, untuk memulai jualan online tidak perlu menunggu sampai memiliki modal yang banyak. Amel bercerita dia memulai online shop @toko_palugada sejak SMP dengan hanya bermodalkan Rp 250.000 dan saat ini bisnisnya telah memiliki 118 ribu pengikut di Instagram.
Inge menambahkan, jika tidak memiliki modal sama sekali, menjadi reseller adalah solusi yang bisa dicoba. Dengan menjadi reseller, kamu hanya perlu mencari distributor terpercaya dengan produk-produk yang sesuai dengan passion kamu dan pastikan harga yang ditawarkan kompetitif untuk kamu mendapatkan keuntungan.

2. Bergabung dalam Komunitas
Dengan bergabung dengan komunitas sejenis, kamu dapat berdikusi dan berbagi pengalaman serta update terbaru mengenai produk-produk yang bedang banyak diminati pelanggan. Bergaul orang-orang yang sudah lebih lama berkecimpung akan sangat membantu memberikan solusi dan menjadi tempat konsultasi. Selain itu, komunitas juga membantu memberikan semangat dan motivasi untuk tidak mudah menyerah di saat bisnis sedang lesu.

3. Jual Produk Sesuai Passion dan Lakukan Promosi
Penting untuk mengetahui passion atau minat kamu sebelum mulai berjualan. Tentukan produk yang kamu minati, lalu jual. Dengan mengikuti minat, kamu akan terus tertarik untuk mencari tahu update terbaru dan terpacu untuk selalu memberikan produk-produk yang sedang banyak dicari pelanggan. Agar produk dan toko online kamu diketahui banyak orang, lakukan promosi seperti endorsement atau paid promote.

4. Berikan Pelayanan Pelanggan yang Optimal
“Pelanggan adalah Raja”, kutipan ini juga berlaku di industri online shop. Agar pelanggan puas dan loyal, selalu berikan pelayanan yang terbaik seperti fast response, komunikasi dan interaksi yang baik dan informasi yang diberikan pun harus jelas dan terperinci. Foto juga sebaiknya foto asli yang diambil sendiri oleh penjual dengan angle yang bagus agar hasil foto berkualitas guna memberikan efek yang optimal. Hal-hal kecil seperti pemberitahuan nomor resi pun juga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Amel dan Inge sendiri merekomendasikan aplikasi UANGKU yang memberikan SMS nomor resi otomatis ke pelanggan sehingga mereka tidak lagi mengerjakannya secara manual.

5. Berikan Garansi Keamanan
Banyaknya penipuan online membuat para pelanggan lebih berhati-hati dalam belanja online, apalagi jika online shop kamu baru. Sebaiknya untuk memberikan kepercayaan, kamu dapat menawarkan pembayaran via UANGKU, karena pembayaran pelanggan akan di jamin keamanannya dengan garansi uang kembali jika pesanan mereka tidak di kirim. Bahkan, penjual juga menjadi terlindungi dari penipuan karena sama-sama terproteksi.

6. Jual sebanyak mungkin, dengan proses seefisien mungkin
Saat ini Amel dan Inge sudah tidak menggunakan rekening bank konvensional sebagai metode pembayaran utama, mereka lebih memilih menggunakan UANGKU sebagai opsi utama dan rekening bank sebagai alternatif. Karena dengan UANGKU, proses transaksi yang biasanya memerlukan waktu sampai 2 hari, dapat selesai hanya dalam 1 hari, mengurangi waktu proses hingga 50% sangatlah membantu di mana penjual hanya cukup mengirimkan Payment Request ke nomor HP pembeli, tanpa perlu double-check mutasi rekening dan tentunya menghindari skenario salah transfer yang kerap terjadi.

Nantikan Kejutan Ulang Tahun ke-5 Lazada Indonesia

Tanpa terasa Lazada Indonesia hadir di dunia e-commerce di Indonesia sudah memasuki tahun ke-5. Semenjak hadirnya di tahun 2012, Lazada sudah membuktikan komitmennya untuk terus memberikan yang terbaik bagi konsumen dan mitra bisnisnya di Indonesia. Bukti itu antara lain adalah dedikasi dan inovasi yang telah dilakukan oleh Lazada di semua lini, guna membantu mengembangkan industri ecommerce di Indonesia. Bertemakan “Surprise”, di ulang tahunnya kali ini, Lazada hendak berbagi keceriaan melalui berbagai kejutan spesial pada tanggal 21-23 Maret 2017.

Dalam kacamata dunia digital, Indonesia merupakan negara ke-enam dengan pengguna internet terbesar di dunia. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika, terdapat 102,8 juta pengguna internet di tahun 2016. Hal ini tentunya memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan industri ecommerce di Indonesia, termasuk bertambahnya industri Usaha Kecil dan Menengah yang menjual produknya melalui online marketplace seperti Lazada.

“Seiring dengan visi kami di tahun 2020, Lazada ingin membantu pemerintah Indonesia untuk mengembangkan sektor Usaha Kecil dan Menengah melalui industri e-commerce. Sebagai marketplace online terdepan di Indonesia, Lazada berkomitmen untuk menghadirkan platform dengan berbasis teknologi cerdas dimana penjual dan konsumen dapat saling berinteraksi untuk bertransaksi.” ujar Florian Holm, Co-CEO Lazada Indonesia.

Florian Holm, Co-CEO Lazada Indonesia, menyatakan visi Lazada yang ingin membantu pemerintah Indonesia mengembangkan sektor Usaha Kecil dan Menengah melalui industri e-commerce, serta selalui memprioritaskan konsumen dengan memperhatikan pengalaman berbelanja konsumen.

 

“Lazada Indonesia selalu memprioritaskan para konsumen. Bagi kami, mempelajari perilaku konsumen, selalu update dengan tren ritel, meningkatkan pengalaman berbelanja secara menyeluruh, dan meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen, dengan kata lain Customer Centric, menjadi bagian penting dalam pertumbuhan Lazada dan juga para seller kami,” tambah Florian.

Lazada terus berinovasi dan mengembangkan berbagai strategi untuk memberikan pengalaman berbelanja online yang menyenangkan kepada konsumen dengan menghadirkan beragam fitur yang menarik. “Sebagai online marketplace, kami terus menghadirkan beragam fitur untuk membuat pengalaman berbelanja online para konsumen kami senyaman mungkin. Fitur-fitur itu antara lain adalah opsi bayar di tempat (Cash on Delivery/COD), opsi pengantaran barang secara ekspress, proses pengembalian barang yang mudah, akses mudah melalui aplikasi mobile kami, hingga memperkenalkan bentuk berbelanja online interaktif melalui Online Shopping TV Lazada,” ucap Duri Granziol, Co-CEO Lazada Indonesia lainnya. Sebagai bagian dari komitmen kami untuk para konsumen, Lazada Indonesia juga terus meningkatkan kerjasamanya dengan para mitra terpilih mulai dari sisi logistik, penyedia layanan telekomunikasi dan bank untuk sistem pembayaran.

Duri Granziol, Co-CEO Lazada Indonesia, menyatakan bahwa Lazada sebagai online marketplace terus menghadirkan berbagai inovasi dari segi pengalaman konsumen, pengiriman barang, serta kerjasama dengan partner untuk memastikan konsumen dapat memiliki pengalaman berbelanja online yang menyenangkan bagi para konsumen.

“Sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia, kami menyadari pentingnya membina kemitraan secara strategis termasuk dengan Bank Mandiri, Telkomsel dan JNE agar kami dapat terus memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan kepada konsumen kami. Kami sangat senang dapat bekerjasama dengan mereka selama lima tahun terakhir, dan juga untuk tahun-tahun yang akan datang.” Duri menambahkan.

(Kiri – Kanan) Florian Holm, Co-CEO Lazada Indonesia, Perwakilan dari partner: JNE, Bank Mandiri dan Telkomsel. Dalam komitmennya kepada konsumen, Lazada menjalin kerjasama dengan beberapa partner di Indonesia seperti JNE, Bank Mandiri, dan Telkomsel untuk bekerja sama mewujudkan pengalaman berbelanja online yang menyenangkan.

Pada ulang tahun ke-5 ini Lazada telah mempersiapkan berbagai kejutan menarik (“Surprise”) selama perayaan Ulang Tahun Lazada pada tanggal 21-23 Maret, antara lain flash sales, diskon untuk produkproduk best seller, serta beragam hadiah kejutan. Tidak ketinggalan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan interaksi dengan konsumen melalui live streaming Lazada Shopping TV, kejutan berhadiah dari youtubers terkenal di Indonesia dan kuis menarik setiap harinya. Lazada akan selalu berupaya mengembangkan inisiatif baru sebagai bentuk komitmen Lazada untuk terus meningkatkan pengalaman berbelanja online yang aman, mudah dan menarik bagi para konsumennya.

Happy Birthday Lazada. Give me 👋 #KejutanLazada #LazadaIndonesia