Category: Digital

Mau Trip ke Jogja? Ikuti Lomba Blog “Isi Piringku”

Berbicara tentang Ibu dan anak memang tidak akan pernah ada habisnya. Hampir setiap harinya selalu ditemukan hal-hal baru. Hal ini pula yang membuat Ibu jaman sekarang atau Ibu jaman now harus selalu up to date mengenai kebutuhan anak dan keluarga. Bahkan banyak orang yang bilang “Yang penting anak saya makan deh. Ibunyanya mah gak makan gak papa, yang penting anaknya gak kelaperan.” Siapapun tahu, Ibu adalah seseorang yang paling berjasa dalam hidup kita. Melalui Ibu, kita lahir dan bisa menikmati kehidupan sekarang. Ibu akan mengatakan beliau tidak butuh apa- apa sebagai balas jasa, selain perhatian dari anak-anaknya. Namun, jarak yang jauh dan kesibukan sehari-hari, maupun keruwetan hidup, membuat seringkali kita lupa untuk memberikan perhatian pada Ibu.

Dalam rangka menyambut hari Ibu, Womanation menginisiasi sebuah gerakan sosial bekerjasama dengan penggagas “Udah Nelpon Nyokap?” serta didukung oleh “Isi Piringku” dari Danone Indonesia. Melalui kegiatan ini Womanation ingin memberikan kontrIbusi yang lebih kepada para Ibu melalui gerakan kampanye “Udah Nelpon Nyokap belum hari ini?”

Isi Piringku adalah kegiatan kampanye pangan yang digagas oleh pemerintah, yang didukung secara aktif oleh Danone Indonesia karena sejalan dengan gerakan Alimentation Revolution atau Revolusi Pangan Danone, serta gerakan Udah Nelpon Nyokap yang digagas oleh Womanation merupakan sinergi 3 kampanye yang diharapkan dapat menghasilkan nilai positif di masyarakat.

Isi Piringku merupakan panduan konsumsi sehari-hari yang diluncurkan oleh Pemerintah untuk menggantikan slogan 4 Sehat 5 Sempurna. Mengingat asupan anak yang sehat berawal dari isi piring makanannya, maka asupan makanan anak dalam isi piring makannya harus terdiri dari 50% buah dan sayur, karbohidrat dan protein; dengan pembagian sepertiga lauk dan dua per tiga karbohidrat. Pedoman Makan & Minum Sekali Saji untuk anak usia 4-6 tahun dapat membantu para orangtua terutama para Ibu dalam
mempersiapkan makanan sehari-hari bagi anaknya.

Alimentation Revolution merupakan kampanye yang diinisiasi oleh Danone di seluruh dunia, dimana Danone mengajak seluruh bagian masyarakat agar melindungi dan menjaga kesehatan setiap orang sekaligus menjaga kesehatan planet bumi. Sebab apa yang saat ini kita makan dan minum akan menentukan masa depan bumi yang kita tinggali ini. Hal tersebut menjadi slogan Danone yang baru “One Planet, One Health”.

Untuk mempermudah penulisan pesan utama pada kompetisi, ditetapkan satu tema utama sebagai acuan pada kompetisi penulisan ini:
“Kebutuhan nutrisi anak Indonesia akan semakin baik melalui sajian IsiPiringku”

Kompetisi akan dimulai pada: 21 Desember 2017 – 8 Januari 2018

SISTEM KOMPETISI

1) Kriteria Peserta – Blogger
 Peserta adalah blogger yang memiliki blog dan aktif menulis di blog pribadi atau blog Kompasiana/DetikForum dalam kurun waktu 1 bulan terakhir.
 Peserta melakukan posting di akun Facebook pribadinya atau posting di akun Instagram pribadinya dengan link blog yang sudah ditulisnya menggunakan hashtag #WomanationBloggerCompetition #MyBlog

3. Kriteria Penulisan
 Blog yang ditulis harus sesuai dengan tema penulisan pada kompetisi.
 Blog harus orisinal dan bukan merupakan karya adaptasi atau merupakan hasil plagiat.
 Blog harus merupakan karya asli dan belum pernah diikutsertakan pada lomba penulisan sejenis atau lainnya.

 Tulisan tidak menimbulkan masalah pada hak cipta, mengandung unsur SARA atau kalimat negatif lainnya.
 Artikel terdiri dari minimum 300 kata
 Peserta diperkenankan mengirimkan lebih dari satu artikel atau blog untuk diikutsertakan kompetisi.

4. Persyaratan Pendaftaran Keikutsertaan
 Pendaftaran artikel atau blog untuk diikutsertakan kompetisi berlangsung dari tanggal yang sudah ditentukan.
 Peserta melakukan posting di akun Facebook pribadinya atau posting di akun Instagram pribadinya dengan link blog yang sudah ditulisnya menggunakan hashtag #WomanationBloggerCompetition #MyBlog.
 Artikel yang diikutsertakan pada kompetisi penulisan harus sudah pernah dipublikasikan pada blog.
 Peserta dapat mengirimkan Artikel / link artikel atau blog harus dikirimkan ke alamat e-mail panitia [email protected]
 Pengiriman artikel tidak boleh melebihi dari tanggal yang sudah ditentukan.
 Tidak dipungut bayaran untuk mengikuti kompetisi penulisan ini.

5. Penjurian
 Penjurian dilaksanakan mulai tanggal 9 – 12 Januari 2018.
 Akan dipilih satu orang pemenang bagi yang memiliki tulisan paling baik.
 Penjurian dilaksanakan oleh tim yang ditunjuk oleh Womanation dan keputusan juri adalah mutlak, tidak dapat digganggu gugat
 Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 15 Januari 2018 melalui email atau telepon.

HADIAH
Pemenang akan mendapatkan kesempatan trip ke Jogjakarta bersama Danone Indonesia. Bagi pemenang yang telah dipilih berhak mengajak satu orang temannya untuk ikut serta dalam kegiatan trip ke Jogjakarta bersama Danone Indonesia.

Kapan Waktu Terbaik Ngeblog?

Setiap blogger mempunyai waktu favoritnya untuk ngeblog alias membuat konten untuk posting di blog personalnya. Ternyata setiap blogger mempunyai waktu favorit tertentu untuk update blognya. Seperti yang dilakukan oleh Leyla Hana seorang ibu rumah tangga yang melakukan ngeblog jam 3 subuh! Hal ini dikarenakan saat siang hari sebagai ibu rumah tangga harus berkewajiban mengurus rumah dan anak.

Berbeda lagi dengan yang dilakukan oleh blogger kawakan Matahari Timoer yang dapat melakukan update blog kapan saja, di mana saja. MT berikut panggilan akrabnya bisa update mulai di busway hingga saat naik pesawat dengan alasan susah tidur. Daripada bengong dan cuma liatin awan dan pramugari, lebih berfaedah membuat draft blog, ungkapnya. Tentu updatenya dilakukan lewat smartphone alias mobile blogging. Gak lucu juga kali ya kalo pake notebook terus update blog di busway. Eh tapi kalo lagi ngejar deadline gak masalah juga sih.

Namun tidak semua blogger bisa update via smartphone. Seperti yang dialami blogger kuliner Mas Mbak  Indriyatno Banyumurti. Dia tidak bisa menggunakan smartphone untuk update blog, karena sudah terbiasa dari dulu menggunakan laptop atau notebook. Ini tipikal Generasi X banget ya. Seperti yang saya alami juga. Kita sudah sangat terbiasa mengetik 11 jari menggunakan notebook, memilih-milih foto untuk posting, sudah menjadi keasyikan tersendiri. Namun sebenarnya bisa saja sih kita shifting ke mobile blogging. Hanya belum terbiasa aja, demikian ungkap MT.

Namun apapun itu, kapanpun itu, kita harus bersyukur masih sempet ngeblog. Sudah banyak lho ngakunya blogger tapi entah kapan update blog terakhirnya. Bahkan ada yang sampai lupa password. Ya nggak salah juga sih. jadi blogger kan pilihan, bukan tujuan akhir. Jadi kalau mau pensiun juga gak apa-apa. Sudah banyak blogger yang beralih profesi menjadi IG’ers dan Youtubers karena merasa lebih cocok di sana. Tapi ada juga yang main aman di dua tempat, nggak masalah juga, yang penting kita masih bisa menjadi konsistensi menulis dan menyiapkan konten yang baik.

Satu hal yang masih saya alami adalah saat deadlock menulis alias buntu! Berjam-jam di depan laptop tapi ketika ide menulis stagnan, gak menghasilkan apa-apa, bahkan untuk menulis sebuah judul. Kalo sudah begini yang saya lakukan adalah shut down laptop dan berusaha relaks dan mencari kegiatan-kegiatan lainnya. Lupakan sejenak dunia digital. Kembali dulu ke dunia nyata. Jangan terus berkutat di di dunia socmed, seperti kepoin IG gebetan atau mantan, malah jadi gak beres-beres ngedraft-nya.

Jadi kapan waktu terbaik untuk ngeblog? Kalo untuk reportase hasil liputan atau blogger gathering, segeralah posting di blog, karena barang siapa yang pertama upload di google, maka dia lah yang akan segera di index olehnya. Jadi jangan kalah sama media mainstream yang selalu dulu-duluan posting kalau sudah mengikuti suatu acara launching produk (biasanya yang paling dicari produk smartphone). Nah kalo untuk posting untuk ikutan lomba blog, jangan jadi penganut dateline garis keras, alias posting saat hari terakhir. Mana tahu pas hari terakhir itu mati listrik, atau abis kuota, atau ada keperluan mendadak. Minimal seminggu lah posting sebelum dateline, biar ada kesempatan buat share, ada yang komentar dan edit ulang jika ada info tambahan atau typo.

Nah kalau untuk postingan biasa, seperti postingan curhat atau paid post, sesukamu sajalah. Senyamannya. Bisa subuh, bisa diangkot, atau di mana saja, yang penting bisa update blog sesuai schedule.  

________________________________

*) disarikan dari obrolan WAG Blogger Bogor

 

 

Selamat Kepada Pemenang CASIO G-Shock “Pantang Menyerah” Blog Competition

Terima kasih kepada rekan blogger yang sudah hadir dalam event media talk bersama Kikuo Ibe pada tanggal 7 Desember 2017 yang lalu. Berikut ini ketiga pemenang yang berhasil menjadi juara lomba blog CASIO G-Shock Pantang Menyerah.

– Pemenang I : Deny Oey (berhak mendapatkan 1 unit jam tangan G-SHOCK)
– Pemenang II : Unggul Sagena (berhak mendapatkan 1 unit jam tangan CASIO)
– Pemenang III : Windhu (berhak mendapatkan 1 unit jam tangan CASIO)
Kepada ketiga pemenang mohon mengirimkan data alamat pengiriman dan nomor telepon yang dapat dihubungi ke [email protected]
Kepada peserta yang hadir dan menulis reportasenya akan diberikan jam dinding CASIO, untuk teknis pengambilan hadiahnya akan diinformasikan segera. Terima kasih

INA 4.0 Hasilkan 1.600 Developer Dengan Karya yang Aplikatif

Samsung Electronics lndonesia, pemimpin pasar ponsel di dunia dan lndonesia, mengumumkan 16 pemenang Indonesia Next Apps 4.0 (INA 4.0) yang berhasil menjawab tantangan dari empat kategori yaitu Samsung SDK (Software Development Kit), Gear VR, Tizen untuk smartphone, dan Tizen untuk wearable, ditambah Iagi tantangan yang diberikan partner INA sebagai pelaku dari industri perbankan, properti, tata kota, dan jasa publik. INA adalah kompetisi nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Samsung Electronics Indonesia untuk meningkatkan inovasi dalam pemanfaatan teknologi melalui pembuatan aplikasi lokal. Tujuan yang dibangun sejak awal penyelenggaraan INA adalah untuk merangkul dan mewadahi para developer aplikasi di Indonesia agar dapat menjadi sumber daya industri ICT yang mumpuni dan bermanfaat untuk kebutuhan pasar dan industri lokal. Dengan periode kompetisi yang dibuka sejak 25 Juli sampai dengan 18 September 2017, INA 4.0 berhasil menarik keikutsertaan lebih dari 1.600 developer dari seluruh indonesia.

“Indonesia Next Apps 4.0 adalah salah satu wujud komitmen kami dalam meningkatkan kompetensi anak muda lndonesia dalam membuat lokal konten atau aplikasi yang bermanfaat untuk kehidupan masyarakat dan industri indonesia. Oleh karena itu, pada INA keempat ini, kami mengajak partner dari beragam industri, yaitu BRI, Sinarmas Land, Jakarta Smart City, dan Angkasa Pura II, untuk memberikan tantangan bagi para developer lokal mengembangkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri para partner INA 4.0. Dalam kompetisi ini, tim Samsung selalu bersemangat membagi ilmu dan menuntun para developer muda melalui rangkaian workshop yang diadakan di 8 kota, sejak bulan Juli 2017,” jelas KangHyun Lee, Corporate Affair Vice President Samsung Electronics lndonesia.

“Dari 1.600 developer yang telah mengirimkan proposal yang menjelaskan aplikasinya, tersaring 20 finalis yang diuji oleh para juri pada hari ini. Kami ucapkan selamat kepada para pemenang, dan berharap kemenangan ini menjadi motivasi mereka untuk terus menyempurnakan ilmu dan karyanya. Kami selalu siap untuk membimbing developer lndonesia agar nantinya menjadi developer unggul dan menciptakan aplikasi yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat indonesia, bahkan dunia, ” lanjut Lee.

Sebagaimana sejak awal penyelenggaraan INA empat tahun yang lalu, Samsung kembali bekerja sama dengan Daily Social, sebuah portal berita teknologi, yang turut berperan dalam penjurian, workshop, codenight (diskusi teknis), hingga manajemen acara. Selain itu, Samsung juga melakukan kerja sama dengan Dicoding.com yang mendukung penyampaian materi workshop dan codenight yang dilakukan secara roadshow di delapan kota di indonesia, yaitu Semarang, Yogyakarta, Malang, Surabaya, jakarta, Bandung, Medan dan Makassar.

Acara puncak yang juga di hadiri oleh Menkominfo Rudiantara dan Kepala Bekraf Triawan Munaf juga mendapat apresiasi dari pemerintah. Dalam sambutannya Rudiantara memaparkan bahwa saat ini sektor ekonomi Indonesia mulai beralih dari ekonomi berbasis komoditas menjadi ekonomi berbasis service atau pelayanan. Dengan demikian event ini sangat mendukung sektor tersebut. Sedangkan Triawan Munaf mengatakan bahwa sektor aplikasi & games merupakan sub sektor unggulan industri kreatif.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika

Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif

INA 4.0 hadir dengan empat kategori dari Samsung dan satu kategori “Tantangan industri yang didukung empat entitas besar dari industri yang berbeda. Samsung merangkul developer lokal untuk berinovasi pada empat platform utama: Samsung SDK (Software Development Kit), Titan Wearable, Tizen Smartphone, dan Gear VR. Peserta empat kategori ini memperebutkan total hadiah lebih dari Rp 600 juta untuk dibagikan kepada tiga juara di tiap kategori. Tidak hanya diberi tantangan di lingkup platform teknologi Samsung saja, para developer juga ditantang untuk mengembangkan solusi bagi permasalahan di industri lewat Tantangan industri, yang mencakup industri perbankan, properti, tata kota, dan iasa publik. Dalam Tantangan industri, Samsung bekerja sama dan merangkul para pemimpin di industri lndonesia, yaitu Bai, Sinarmas Land, Jakarta Smart City, Angkasa Pura II, serta bekerja sama juga dengan lBM sebagai partner dalam cloud platform. Kategori Tantangan industri akan memberikan pemenang tiap kategori dengan hadiah beserta dukungan pengembangan dan pemasaran aplikasi senilai total Rp 50 juta, serta hadiah tambahan dari lBM untuk pemenang yang menggunakan Platform Cloud IBM Bluemix.

Samsung mengajak beberapa partner yang merupakan bagian dari industri yang menghadapi tantangan teknologi untuk mengembangkan produk dan jasanya, serta memaksimalkan interaksi dengan stakeholdernya. Kolaborasi yang dilakukan dengan keempat partner ini dalam rangka mengakomodasi kebutuhan industri dalam menyerap developer dari dalam negeri yang berkapasitas global yang tidak hanya memahami tren, namun juga memberikan solusi.

Dalam INA 4.0, tiap peserta berhak mendaftarkan satu aplikasi atau lebih untuk setiap kategori yang ada, dengan kelima finalis yang menampilkan aplikasi terbaik untuk keempat kategori melakukan presentasi pada acara puncak final INA 4.0. Proses penjurian ini dilakukan oleh beberapa nama dari sisi developer aplikasi, profesional, perwakilan dari Samsung, dan perwakilan dari partner industri. Adapun juri yang berasal dari sisi pengembang adalah Tommy Dian Pratama CTO Daily Social, Kevin Kurniawan ~ COO Dicoding, Narenda Wicaksono CEO Dicoding, dan Leontinus Alpha Edison -co-founder & COO Tokopedia. Sementara dari pihak profesional didapuk nama-nama sebagai berikut, Rama Mamuaya CEO Daily Social, Amir Karimudin Editor in Chief Daily Social, Nico Alyus CEO OmniVR, dan Hermawan Sutanto ~ Cofounder & CCO Bizzy. Juri perwakilan dari Samsung dan partner adalah Denny Galant, Head of Product Marketing iT & Mobile SElN, Alfred Boediman, Vice President Samsung R&D institute lndonesia (SHIN), Risman Adnan, Software R&D Director SH  dan Andreas W Djiwandono, Service innovation Director SRIN. Para juri menentukan nilai bagi peserta berdasarkan beberapa kriteria umum, seperti kesiapgunaan aplikasi, masalah yang bisa diselesaikan, fitur dan kegunaan aplikasi, konsep atau ide inovasi, serta kemudahan tampilan dan penggunaan, namun setiap kategori maupun sub-kategori juga memiliki syarat & ketentuan berbeda sesuai kebutuhan.

Untuk kategori Samsung SDK dan Gear VR, pemenang pertama di masing-masing kategori mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 50.000.000,-, pemenang kedua sebesar Rp. 25.000000,-, dan pemenang ketiga sebesar Rp. 15.000.000,-. Sementara untuk kategori ‘l’izen Smartphone dan ‘l’izen Wearable, pemenang pertama di masing-masing kategori mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 40.000.000,*, pemenang kedua sebesar Rp. 20.000.000,-, dan pemenang ketiga sebesar Rp. 10.000000 -. Dalam kategori Tantangan industri, pemenang tiap kategori industri mendapatkan hadiah beserta dukungan pengembangan dan pemasaran aplikasi senilai total Rp 50000000; serta hadiah tambahan dari IBM mtuk pemenang yang menggunakan Platform Cloud IBM Bluemix senilai Rp. 150.000.1300.

Berikut ini adalah nama-nama pemenang dari lima kategori lndonesia Next Apps 4.0:

1. Kategori Samsung SDK Challenge

Juara: 1 Nama Aplikasi : Mona

Developer : Arrival Sentosa dari DDT Indonesia Jakarta

Juara 2: Nama Aplikasi : Kato Developer : Sulistyanto Jakarta

Juara 3: Nama Aplikasi : Athlest Developer : lan Rahman Dana Depok

 

2. Gear VR Challenge

Juara 1 Nama Aplikasi : GoSimulator VR Developer : Iki Mazadi dari Gerobak Sodor interactive Semarang

Juara 2: Nama Aplikasi : Starship lnfiltration VR Developer : Lazuardi Ya’qub Affan dari Calcatz Studio Surabaya

Juara 3: Nama Aplikasi : Sky Battle Arena Developer : Widapraponco Sidoarjo

 

3. Tizen Smartphone Challenge

Juara 1 Nama Aplikasi : Crazy Cargo Developer : Rudy Sumarso dari Wisageni Jogjakarta

Juara 2: Nama Aplikasi ; Kitaria Heroes: Force Bender Developer : Yogie Aditya Jogjakarta

Juara 3: Nama Aplikasi :Retaxio Devaloper : Adi Nugroho dari Lonety Box Malang

 

4. Tizen Wearabh Challenge

Juara 1 : Rama Aplikasi : Fishing Go

Developer : Fn’da Uwi dari Studio Noobzma Jogiakarm

Juara 2: Nama Aplikasi : Snipe n Watch Devetoper : Gathot Fajar dari Creade Jogjakarta

Juara 3: Nama Aplikasi : Mucha Gun Developer : Riza! Saputra dari Noxtage Jogiakam

 

Juara Kategori Industry Challenge

Sub Kategori Perbankan dari BRI Nama Aplikasi : UKM Bersama BRI

Developer : Toyo Studio Bandung

Sub Kategori Pelayanan Publik dari “Angkasa Pura “ Nama Aplikasi : Skvpass

Developer : Puja Pramudya Bandung

Sub Kategori Tata Kota dari Jakarta Smart City Nama Aplikasi : vMuseum

Developer : Davis Ray Jakarta

Sub Kategori Properti dari PT Sinarmas Land Nama Aplikasi : City Point

Developer : Ade Rifaldi Bandung

Sedangkan untuk kategori Media and Blogger Award yaitu kategori favorit yang dipilih oleh media dan blogger jatuh pada aplikasi Dijamin Halal. Aplikasi ini dapat memperlihatkan produk atau restoran yang sudah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Jadi sekarang tidak hanya foto makanan dulu sebelum makan ya, kita bisa cek dulu apakah makanan tersebut halal atau tidak. Dan saya pun sebagai salah satu pemilih kategori favorit tersebut terpilih menjadi 3 media yang beruntung mendapatkan hadiah.