Category: Review

Perlindungan Keanekaragaman Hayati di Quarry Pabrik Indocement Tarjun Kalsel

Pertambangan tidak hanya melulu mengeksploitasi kawasan yang potensial untuk diambil sumber daya alamnya, namun juga harus melakukan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati di dalamnya agar tetap ada dan tidak punah. Itu adalah komitmen dari Indocement sebagai bagian dari HeidelbergCement Group pada wilayah operasionalnya termasuk pabrik Indocement yang berada di Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Saat kami bersama beberapa blogger berkunjung ke kawasan Tarjun pada 8-9 Mei 2018 kami sempat diajak untuk mengunjungi kawasan hutan konservasi keanekaragaman hayati seluas 20 hektar padahal kawasan ini sudah mendapat izin untuk produksi tambang batu gamping. Hal ini menunjukkan komitmen dari Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) dan HeidelbergCement Group yang lebih mengutamakan untuk menjaga dan melindungi keanekaragaman hayati. Hutan konservasi ini selanjutnya akan dijadikan hutan penelitian bersama dengan sejumlah pihak akademisi seperti Ecologist dari Heidelberg Technology Center dan Studi keberagaman burung oleh Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Kami juga diajak mengunjungi kawasan Pilar Batu Gamping sebagai lokasi konservasi monyet. Dulu kawasan ini merupakan kawasan pertambangan, namun karena melihat kawasan ini sebagai ekosistem beberapa monyet, akhirnya pertambangan dihentikan dan menyisakan pilar ditengah hutan dan dijadikan lokasi konservasi monyet. Saat kami berkunjung terlihat monyet sedang memanjat bagian tebing persis seperti orang sedang panjat tebing.
Hasil penelitian berkat kerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat menunjukkan adanya 5 spesies endemik yang hanya ditemukan dan menjadi ciri khas di wilayah ini yaitu burung elang alap arasia, merpati hitam metalik, cabai panggul kelabu, bondol Kalimantan dan luntur Kalimantan. Itu semua burung ya, bukan tumbuhan (ada kata cabai soalnya). Selanjutnya kami juga diajak menuju lokasi kawasan penampungan air di sekitar kawasan eks tambang. Dengan adanya penampungan air ini akan menjadi cadangan air saat musim kering atau kemarau.

Selanjutnya kami diajak menuju rumah salah seorang Local Hero bernama Ibu Adawiyah yang saat ini menjadi penggerak berbagai kegiatan positif di Desa Langgadai yang merupakan tempat tinggalnya. Dulu Ibu Adawiyah ini adalah salah satu pekerja di salah satu kontraktor Indocement. Kemudian ibu muda ini mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan perlindungan lingkungan hidup yang diadakan oleh Indocement. Selepas pelatihan Ibu Adawiyah berinisiatif membuat bank sampah dengan nama Bank Sampah Andelsa (Anak Desa Langgadai).

Ibu Adawiyah, Local Hero from Tarjun.

Tidak mudah membuat masyarakat untuk mengubah kebiasaan membuang sampah yang pada awalnya membuang dengan cara dibakar atau dilempar ke sungai atau laut. Perjuangannya banyak mendapat tantangan dari penduduk yang sudah terbiasa dengan kebiasaan lama. Namun seiring dengan kegigihannya berjuang akhirnya mendapat respon positif dari sebagian warga dan mulai diikuti oleh warga lainnya. Nasabah bank sampah semakin bertambah.

Tidak hanya sampai disitu, Ibu Adawiyah juga mulai menggarap pelestarian Hutan Mangrove yang berada di sepanjang pantai Langgadai. Saat ini hutan mangrove yang dikelolanya bersama masyarakat lainnya mulai menunjukkan hasil menjadi hutan wisata. Banyak orang yang datang setiap hari libur untuk menikmati keindahan kawasan mangrove ini. Perjuangan Ibu Adawiyah tidak sia-sia. Kerja kerasnya selama ini mengelola sampah dan kerajinan limbah serta melestarikan hutan mangrove mendapat apresiasi dari pemerintah dan mendapat penghargaan individu sebagai “Pemerhati Lingkungan Hidup” Tingkat Kabupaten Kotabaru pada tahun 2014 yang diadakan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kotabaru. “Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tapi untuk semua warga kampung yang peduli dengan lingkungan sekitar.” Ungkapnya merendah.

Dan ketika kami berkunjung ke rumahnya yang ternyata beliau juga memproduksi makanan khas daerah Kotabaru yaitu Amplang. Memang multitasking ibu yang satu ini. Saat kami mencoba penganannya terasa enak dan empuk. Amplang ini tidak keras seperti yang lainnya karena menggunakan ikan bandeng sebagai bahan utamanya, bukan ikan tenggiri seperti biasanya. Bukan hanya amplang yang diproduksinya, tapi juga ada abon bandeng dan camilan lainnya.
Setelah kenyang dengan aneka camilan yang dihidangkan, rombongan mulai bergerak menuju Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat atau lebih dikenal P3M Komplek Pabrik Tarjun. P3M yang memiliki luas sekitar 7 hektar ini diresmikan pada 14 Februari 2010 ini menjadi tempat berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar seperti area pertanian konvensional, pertanian hidroponik, perkebunan karet, peternakan sapi, kambing dan bebek, area perikanan dan area tanaman hutan seperti kebun rumput, demplot lebah dan kumbung jamur.

Di tempat ini masyarakat sekitar dan tamu yang datang dapat belajar bagaimana bertani dan beternak dengan baik dan benar, sehingga dapat menghasilkan pendapatan. Salah satu yang menarik adalah tempat demplot lebah. Kebetulan saat kami datang sedang panen madu. Uniknya lebahnya jinak, tidak menyengat dan yang mengagumkan kita bisa langsung menyedot madu langsung dari sarangnya. Jadi rumah madu yang menyerupai buah anggur tinggal ditusuk oleh sedotan dan madu langsung bisa dirasakan. Asli banget tanpa bahan campuran.

Kontan saat itu – kita yang datang dari Jakarta ke Banjarmasin menggunakan pesawat lalu transfer lanjut ke Kotabaru menggunakan pesawat baling-baling ATR, lanjut Tarjun menggunakan speedboat yang membutuhkan waktu perjalanan kurang lebih 6 jam – langsung bugar kembali. Melihat khasiatnya yang ajaib kami langsung pesan madu untuk oleh-oleh yang ternyata harganya lumayan yaitu Rp 350.000 per 1000 ml. Tapi menurut saya worth it banget.

Selanjutnya bersama Pak Kuky Permana Direktur Independen Indocement dan rombongan yang datang dari Jakarta kami diajak berkeliling kawasan. Di tempat ini juga terdapat tempat perlindungan satwa yaitu Indocement Wildlife Education Center (IWEC). Beberapa satwa yang ada di tempat ini dan terancam punah adalah Owa-Owa, Bekantan dan Rusa Sambar. Setiap kendang kami datangi. Kandang pertama adalah Owa-Owa sejenis monyet dengan tangan yang panjang. Menurut Pak I Wayan pegawai Indocement yang mengawal kami, Owa-Owa jantan termasuk hewan yang setia. Jika pasangannya mati, ia tidak akan kawin lagi seumur hidupnya. Kebalikan dengan Owa-Owa betina, jika pasangannya mati Owa-Owa akan mencari pasangan baru.

Owa-Owa juga agak susah untuk dikawinkan, perlu pendekatan yang intent terlebih dahulu. Dalam kendang juga sedang dijodohkan dua Owa-Owa agar segera memadu kasih. Namun keduanya masih menjajagi satu sama lain. Terlihat masih malu-malu. Kandang berikutnya kami melihat langsung Bekantan. Primata yang menjadi ciri khas Kalimantan, bahkan Indonesia. Tidak heran Bekantan ini menjadi maskot sebuah arena permainan di Ancol Jakarta. Bekantan juga malu-malu jika bertemu orang. Lebih banyak diam di kendang. Kami hanya mendengar suaranya yang mirip orang kebanyakan minum cola. Akhirnya kami mencoba mengintip kandangnya dari sisi lain dan harus sampai ngezoom kamera dan menjadi paparazzi.

Satwa lain yang baru kami kenal adalah Rusa Sambar. Rusa ini juga hanya terdapat di Kalimantan. Semua satwa ini dikelola oleh Indocement bekerjasama dengan stakeholder yang berwenang yaitu Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Kotabaru dan institusi Institur Pertanian Bogor (IPB) untuk mengawasi dan melatih satwa-satwa tersebut. Kelak jika mereka sudah siap akan dikembalikan ke alam liarnya. Karena sesungguhnya habitat mereka di sana, bukan di kendang.

Dalam masa pelatihan, mereka juga diberi makanan yang berkualitas dan diatur agar gizinya cukup. Tempat ini juga bisa penampungan satwa-satwa liar terluka atau sakit yang diserahkan oleh masyarakat desa mitra.
Setelah satu harian kami melakukan perjalanan dan sempat berkeliling kawasan Tarjun, akhirnya kami beristirahat di Guest House yang berada di dalam area pabrik. Setelah menyantap makan malam, kami segera beristirahat karena keesokan harinya kami akan mengunjungi hutan wisata Mangrove.

Saking excitingnya, kami sudah siap saat langit masih gelap. Waktu menunjukkan 5.30 dan kami baru menyeruput kopi. Rencananya sarapan akan diadakan di lokasi. Dan benar saja, ketika kami melakukan perjalanan, cukup banyak orang yang menggunakan sepeda menuju hutan mangrove tersebut untuk berwisata. Terlihat jejeran pohon mangrove yang sudah dipulihkan oleh masyarakat setempat dan didukung oleh Indocement.

Tercatat sekitar 14,2 hektar lahan yang sudah dipulihkan, 4,5 milik Indocement dan sisanya milik masyarakat yang tanahnya rela dijadikan hutan mangrove. Memang jika dilihat secara kasat mata sayang sekali lahannya menjadi tidak produktif karena tidak menghasilkan apa-apa. Tapi jangan salah, hutan mangrove ini ternyata dapat mencegah gelombang tinggi dari laut seperti tsunami. Jadi semacam peredam. Fungsinya seperti hutan lindung di gunung untuk mencegah erosi dan menyebabkan longsor dan banjir. Selain itu karbon yang dihasilkan mangrove juga berguna untuk lingkungan. Jadi manfaat yang didapat adalah manfaat jangka panjang. Untuk jangka pendek, buah mangrove dapat dijadikan sirup dan sabun berkualitas.

Pelestarian Mangrove sudah dilakukan sejak 2012 dengan motornya Ibu Adawiyah tadi dan didukung penuh oleh Indocement dan pada tahun 2014 kawasan mangrove ini diresmikan oleh Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani sebagai kawasan hutan wisata.

Rencana jangka panjang, lokasi hutan wisata mangrove ini akan dijadikan tempat pelepasan satwa yang sedang dibina di IWEC tadi. Jadi Owa Owa dan Bekantan yang sudah mandiri akan dilepas di tempat ini. Siapa tau Owa Owa akan mendapat jodolnya di tempat ini. Pelestarian hutan mangrove ini mendapat penghargaan bidang lingkungan hidup dengan predikat “Platinum” pada ajang Indonesia CSR Award (ICSRA) 2017.

Hari itu kami bergembira ria bersama, termasuk dengan Pak Kuky dan rombongan yang datang menggunakan sepeda. Ada juga Pak Lurah Desa Langgadai dan tentu saja sang Local Hero Ibu Adawiyah. Sambil dihibur lagu-lagu tradisional (yang paling hafal adalah lagu Kotabaru gunungnya bamega) juga sempat mencoba permainan sumpit yang merupakan khas dari Kalimantan. Main perahu di sekitar hutan mangrove sambil disapa monyet-monyet yang menyambut kami dengan gembira.

Dengan sedih kami harus sudahi keriaan ini karena harus kembali ke Jakarta. Saat menuju guest house, kami sempat juga melewati komplek sekolah SD, SMP dan SMA di kawasan Tarjun yang dikelola dibawah Yayasan Indocement. Program lainnya yang dilakukan perusahaan adalah adanya Rumah Seni dan Budaya Komplek Pabrik Tarjun serta program makanan tambahan bagi anak-anak sekolah (PMT-AS).

Kami melihat semua program ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitarnya. Perusahaan tidak hanya melulu mengambil keuntungan dari usaha yang dilakukannya. Tapi ada sebagian keuntungan yang dikembalikan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar. Ini yang dinamakan program CSR atau Corporate Social Resposibility atau tanggung jawab perusahaan.

Inilah yang dilakukan oleh Indocement dan perusahaan-perusahaan lainnya yang memiliki tanggung jawab sosial. Kadang kita terlalu skeptis terhadap perusahaan yang dianggap merusak lingkungan. Belum apa-apa sudah menolak dan protes jika ada perusahaan yang baru akan melakukan usahanya. Padahal usaha tersebut ada hitungannya melalui studi kelayakan dan jika layak tentu diberi izin untuk dilaksanakan. Padahal banyak keuntungan yang didapat penduduk sekitar seperti terbukanya lapangan kerja, meningkatnya perekonomian, dan lain-lain. Ini hanyalah contoh yang sudah dilakukan oleh Indocement. Kawasan Tarjun dulunya hanya terdapat beberapa keluarga saja dan hidup hanya dari pertanian dan nelayan. Tapi lihatlah kini, kami sempat berkeliling desa dan sudah banyak sarana dan prasarana di setiap tempat.

Kang Motulz salah satu blogger yang ikut rombongan sempat bertanya kepada pegawai Indocement, mengapa Tarjun yang lokasinya jauh dari mana-mana (6 jam dari Banjarmasin) dipilih Indocement menjadi pabriknya? Jawabannya karena di kawasan Tarjun ini sudah tersedia berbagai bahan baku pembuatan semen. Jadi tinggal diolah dan didistribusikan ke wilayah lainnya. Saat ini wilayah pemasaran semen buatan Tarjun ini meliputi seluruh wilayah Pulau Kalimantan dan Indonesia Timur.

Dan dengan adanya pabrik semen ini, kebiasaan orang Kalimantan yang biasanya membangun rumah dengan kayu karena sumber dayanya melimpah, sedikit demi sedikit beralih menggunakan semen dan tentu saja akan menyelamatkan hutan yang menjadi sumber kayu untuk rumah tadi.

Suzuki All New Ertiga “Value for Money” Hadir Lebih Lega, Lebih Nyaman dan Lebih Mudah Perawatannya

Mungkin banyak yang belum tahu jika mobil ini, Suzuki All New Ertiga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai MPV Terbaik di IIMS 2018.Mobil keluarga ini ini memiliki beberapa fitur baru yang membuat menjadi lebih Nyaman dan dapat diandalkan.

Suzuki memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia melalui Ertiganya. Suzuki Ertiga termasuk salah satu MPV yang menjadi favorit keluarga di Indonesia. Alasannya karena Suzuki Ertiga termasuk MPV yang memiliki mesin bandel, irit, serta interior yang cukup mewah jika dibandingkan dengan MPV lain di kelasnya.

Selain itu juga, suspensi dan kenyamanan keluarga sangat terjamin dengan Ertiga. Nah, dengan hadirnya Suzuki All New Ertiga ini justru menjawab beberapa kelemahan dari seri sebelumnya. Misalnya saja untuk All New Ertiga kali ini lebih panjang 13 cm dibandingkan dengan “kakaknya”. Efeknya justru dirasakan pada kursi baris ketiga yang memiliki leg room cukup nyaman serta bagasi yang lebih banyak.

Untuk sisi eksterior juga tak luput dari ubahan yang cukup signifikan. Misalnya saja untuk lampu All New Ertiga sudah menggunakan projector headlamps yang lebih terang apalagi jika All New Ertiga ini bakal dibawa mudik lebaran 2018. Untuk tipe GXnya pun sudah dilengkapi dengan fog lamp yang stylish dan terlihat sporty.

Salah satu yang juga tidak didapatkan dari Ertiga sebelumnya adalah smart entry dan smart key dengan menggunakan keyless untuk tipe All New Ertiga tertinggi. Menariknya, meskipun kunci tertinggal di dalam, pintu All New Ertiga tidak akan terkunci secara otomatis sehingga bisa menghindari kejadian tertinggal kunci di dalam mobil. Memang fitur ini sayangnya hanya dimiliki All New Ertiga tipe GX atau tipe tertingginya.

Soal tampilan, tidak bakal malu-maulin deh. Suzuki All New Ertiga benar-benar memberikan tampilan eksterior yang sporty dengan garis-garis tegasnya. Bahkan grilnya juga menambah kekar tampilan All New Ertiga.

Masuk ke sisi interior, salah satu yang membuat All New Ertiga terkesan lebih mewah adalah panel kayu dan stir yang sporty. Buat keluarga muda, mobil keluarga ini memang tidak terkesan hanya untuk kalangan di atasnya alias bapak-bapak, tapi ada sisi-sisi sportynya yang disematkan oleh Suzuki dalam All New Ertiga.

Contoh saja seperti panel setir yang sudah dilengkapi dengan tombol bluetooth, dan tombol panggilan sehingga lebih aman dan nyaman saat menerima telepon ketika berkendara. Memutar lagu favorit dari smartphone kesayangan pun jadi lebih simpel dengan koneksi nirkabel yang disediakan.

Mobil zaman now memang tak lengkap jika tidak ada fasilitas charger. All New Ertiga sudah menyediakan dua colokan di depan dan satu colokan di tengah. Salah satu colokan di depan berupa colokan USB. Sedangkan dua lainnya membutuhkan adaptor. Kenapa harus menggunakan adaptor? Karena jika sewaktu-waktu membawa cooler box, colokan dengan menggunakan adaptor ini masih tetap bisa digunakan dan fungsional untuk berbagai macam kebutuhan.

Untuk soal kapasitas, jangan ditanya lagi. Mobil keluarga dengan kapasitas 7 orang ini benar-benar bisa mengangkut 7 orang dewasa sekaligus. Pasalnya All New Ertiga sekarang sudah lebih panjang, lebih lebar dan lebih luas lagi kapasitasnya.

Sebagai salah satu nilai plusnya, kini kursi baris ketiga sudah bisa dinikmati oleh orang yang punya tinggi 170 cm. Sehingga tidak mengurangi kenyamanan penumpang di kabin paling belakang. Tak kalah menariknya, kursi baris kedua dan baris ketiga bisa dilipat sehingga rata dengan dengan permukaan. Salah satu benefit dari All New Ertiga sebagai mobil keluarga muda yang multifungsi sehingga ketika belanja furniture baru atau perabotan rumah tangga lainnya, bisa muat barang lebih banyak lagi.

Kesimpulannya, All New Ertiga ini benar-benar menawarkan perubahan cukup siginifikan baik dari segi interior yang fresh, eksterior yang lebih macho, performance yang lebih oke serta fitur-fitur keamanan yang lebih mumpuni. All New Ertiga bahkan memiliki seri ESP (electronic stability program) yang akan membantu pengemudi tetap nyaman ketika mobil dipacu dalam kecepatan tinggi dan tiba-tiba terjadi gejala understeer dan oversteer saat berkendara.

Belum lagi dengan fitur keamanan seperti rem ABS (Anti-lock Braking System), EBD (electronic brake force distribution) serta BA (brake assist) yang membuat mobil keluarga ini bisa dibawa oleh papanya ke kantor atau mamanya mengantar anak-anak berangkat ke sekolah. Kesimpulannya Suzuki All New Ertiga bisa menjadi mobil andalan keluarga dengan berlimpah fitur keren serta kepastian perawatan yang murah yang membuat kantong nyaman.

Eksterior dan interior Suzuki All New Ertiga

Daftar Harga Suzuki All New Ertiga
Harga on the road Jabodetabek 2018

Group Model Sales Model Harga on the Road
All New Ertiga GA – MT Rp 193.000.000
All New Ertiga GL – MT Rp 211.500.000
All New Ertiga GL – AT Rp 222.000.000
All New Ertiga GX – MT Rp 223.000.000
All New Ertiga GX – AT Rp 233.500.000
All New Ertiga GX – MT ESP Rp 228.000.000
All New Ertiga GX – AT ESP Rp 238.500.000

From Blogger to Vlogger : Tips Membuat Video 1 Menit dengan KineMaster

Saat ini saya sedang senang membuat video 1 menit untuk diupload di social media. Beberapa postingan terakhir di instagram saya @harrismaul didominasi oleh video, baik saat traveling maupun saat mengikuti sebuah event. Selain senang, konten video juga sekarang mulai disukai oleh followers, mungkin udah pada bosan kali ya membaca blog. Tapi biasanya saya variasikan, jadi menulis di blog tetap jalan dan dalam tulisannya saya embed videonya.

Mengapa saya hanya membuat video 1 menit? Menyadari sebagai blogger, kemampuan untuk membuat video panjang masih belum mumpuni dan jika video tersebut dipasang di channel youtube belum tentu ada yang menonton channel saya karena saya bukan seorang influencer youtuber. Itulah alasan mengapa saya lebih suka membuat video 1 menit untuk di share di Instagram, Twitter atau Facebook. Jika mereka membuka akunnya, tanpa sengaja mereka akan melihat video saya yang jika menarik tentu akan melihatnya secara utuh.

Namun untuk membuat video 1 menit tersebut memiliki tantangan tersendiri. Bayangkan dalam waktu 60 detik kita harus bisa menyampai cerita ke dalam video. Harus tuntas mulai dari opening sampai closing dan pesan yang disampaikan harus dimengerti oleh penonton.

Sebelum merencanakan membuat sebuah video, biasanya saya membuat skenario singkat dalam pikiran saya. Materi apa untuk opening, isi dan closing. Harus ada inti dari setiap video. Durasi pengambilan video tidak perlu lama, cukup 2-3 detik saja, bahkan bisa yang hanya 1 detik. Untuk materi yang penting atau isi cerita boleh 4-5 detik. Untuk teknik pengambilan video yang paling penting kita harus bergerak. Jika objeknya diam, kita yang harus gerak. Tapi jika objeknya gerak, kita diam juga tidak apa-apa. Gerak yang dimaksud kita bisa bergeser atau memutar dan berfungsi sebagai tripod Dalam bergerak jangan terlalu cepat, lakukan dengan pelan dan smartphone tidak boleh bergoyang. Lebih bagus lagi jika menggunakan gimbal. Tapi ada juga yang suka dengan video alami apa adanya. Untuk pembagian durasi setiap scene terbagi menjadi beberapa bagian yaitu :

  • Intro : 10 detik dengan 2-3 adegan video
  • Isi : 40 detik dengan 5-6 adegan video
  • Closing : 10 detik dengan 2-3 adegan video
  • Bisa ditambahkan juga bumper di awal atau video. Bumper ini brand milik kita sendiri misal harrismaul.com.

Dari penjelasan di atas terlihat konten yang harus direkam adalah 10-12 adegan video. Ini minimal ya, sebaiknya ditambahkan takut ada gambar yang gagal dipakai (goyang, blur, dll). Kalo sudah lewat momennya akan sulit untuk mengambil gambar ulang. Jadi lebih baik kita punya stok video yang banyak daripada kekurangan. Sebaiknya siapkan memory card yang cukup besar. Atau jika sudah membuat video sebelumnya segera pindahkan ke hardisk agar memory handphone tidak penuh. Jangan lupa batere juga harus penuh, karena membuat video menguras daya. Siapkan powerbank untuk antisipasi lowbatt dan tidak ada listrik seperti saat traveling di tengah hutan atau pantai.

Hal lain yang cukup penting dalam membuat video adalah tentu saja aplikasi video editing. Saat ini cukup banyak aplikasi yang tersedia. Ada yang gratis, ada pula yang berbayar. Saya sudah cukup banyak mencoba beberapa aplikasi yang tersedia di Play Store, namun satu yang menurut saya paling lengkap dan user friendly adalah KineMaster. Sebuah aplikasi video editing buatan NexStreaming Corp dari Korea Selatan.

Ketika pertama kali menggunakan KineMaster dan mencobanya, saat memasukkan potongan-potongan video melalui icon Media Browser ke dalam video yang akan kita buat, kita bisa memasukkannya secara sekaligus. Tidak satu per satu seperti aplikasi lain yang saya gunakan sebelumnya yang memakan waktu cukup lama. Selanjutnya setelah memasukkan video saya mulai mengedit agar waktunya tidak lebih dari 60 detik. Untuk memotong juga sangat mudah, kita tinggal klik gambar Gunting dan tentukan batas mana yang akan dipotong, lalu tinggal klik mau bagian depannya atau bagian belakangnya yang akan dipotong.

Setelah sukses membuat video dengan durasi 60 detik selanjutnya kita tinggal hiasi dengan teks, gambar atau video tambahan dengan menggunakan Layer . Kita bisa membuat judul dengan aneka jenis font yang tersedia dan aneka cara memunculkan judul tersebut, bisa dari atas, samping bawah, dst. Satu keunggulannya kita bisa insert video in video, jadi ada video tambahan di dalam video tersebut. Ini dapat menyiasati jika video yang ingin kita inginkan cukup panjang, jadi bisa diselipkan dalam video yang sudah ada. Selain itu kita juga bisa insert logo dengan foto PNG, jadi backgroundnya sesuai dengan logo tersebut dan tidak putih seperti format JPG.

Setelah selesai insert layer terakhir adalah insert musik. Kita bisa memasukkan lagu yang ada dalam memory smartphone kita, tapi ingat hak cipta ya, jangan sampai video kita dihapus karena menggunakan lagu orang lain. Selain itu kita bisa download lagu yang sudah disiapkan oleh KineMaster. Cukup banyak pilihannya, dapat disesuaikan dengan tema videonya. Bagi yang sudah membeli paket premium akan lebih banyak lagi pilihannya. Oya jika kita membeli paket premium yang harganya sekitar Rp 50.000-an per bulan kita juga dapat menghilangkan logo KineMaster dalam tampilan videonya. Selain itu banyak sekali kelebihan-kelebihan yang didapat jika kita menggunakan paket premium. Saya sendiri sudah menggunakan paket premium karena kelebihan-kelebihannya itu tadi. Jika sudah selesai proses editing, kita bisa langsung save hasil dan dapat memilih resolusi yang diinginkan. Kita juga bisa langsung share di social media seperti facebook, Instagram, twitter dan youtube. Satu kelebihan lainnya, jika sudah disave, kita bisa mengeditnya kembali jika ada kekurangan atau hal lain yang ingin ditambahkan. Ini juga tidak saya temukan di aplikasi lainnya.

Masih banyak fitur yang bisa kita gunakan. Ada efek yang unik dan lucu. Saya sendiri belum explore lebih lanjut. Untuk mendapat informasi lebih lanjut tentang kelebihan dari KineMaster dan tips terbaru yang dapat dilakukan kita bisa mengintipnya di akun resmi KineMaster yaitu pada link berikut : https://www.youtube.com/user/KineMasterApp/videos dan website resminya www.kinemaster.com

Oya untuk mengunduh aplikasi video editor KineMaster di Google Play dapat diunduh pada link berikut : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.nexstreaming.app.kinemasterfree&hl=en_US dan versi iOS https://itunes.apple.com/us/app/kinemaster/id1223932558?mt=8

Selamat mencoba. Share juga ya jika kamu menemukan tips yang unik dalam aplikasi video editing KineMaster.

Berikut ini contoh hasil video 1 menit yang menggunakan Aplikasi KineMaster

 

Serunya Ulang Tahun ke-3 AEON Mall BSD City

AEON Mall BSD City memasuki usia yang ke-3 di bulan Mei 2018 ini. Dalam rangka perayaan ulang tahun mall yang pertama kali ada di Indonesia itu dirayakan dengan berbagai acara menarik. Beruntung pada tanggal 4 Mei 2018 kemarin sempat datang ke AEON Mall bersama keluarga dan mengikuti berbagai acara seru.

Konsep yang diusung adalah festival pasar malam Jepang lengkap dengan dekorasi Yagure khas dengan menara Bon Odori-nya termasuk lentera. Bon Odori adalah tarian rakyat yang sangat populer di negeri sakura itu. Pada hari sabtu itu juga kami sempat diajari tarian Yosakoi yang menggunakan semacam kecrekan tapi dari kayu sebagai medianya. Sebelumnya diadakan meet n greet dengan seorang cosplayer yang didatangkan khusus dari Malayasia yaitu Ying Tze yang ternyata penggemarnya di Indonesia banyak banget. Bagi para fans yang ingin ketemu cukup membeli merchandise semacam kartu pos seharga Rp 50.000,- dan nanti akan ditandatangani serta bisa selfie dengan sang cosplayer yang mirip boneka itu. Berbagai tingkah polah fans macem-macem ya, ada yang bawa bantal kesayangan, hingga membeli merchandise sampai 35 buah. Tinggal dikalikan saja berapa tuh jumlahnya. Demi idola ya.

Bersama Ying Tze, Cosplayer dari Malaysia

Selanjutnya kami juga diajari belajar Shodo, yaitu menulis indah khas Jepang. Jadi semacam kaligrafi tapi menggunakan huruf Jepang. Tidak tanggung-tanggung, pengajarnya adalah Nachu, seorang artis yang katanya mantan personil SDN48 yang merupakan sister grup dari AKB48 dan JKT48.

Belajar nulis Shodo kaligrafi Jepang bersama Nachu mantan anggota SDN48 angkatan 90 kali ya hehe. Katanya hasil tulisanku bagus suit2..

Pokoknya acaranya seru-seru deh. Selain itu juga dan semua itu masih berlangsung hingga tanggal 13 Mei 2018. Selain itu setiap tenant juga mengadakan diskon khusus special sale hingga 70% dalam rangka ulang tahun ini dengan program Shopping Vaganza yang akan mendapatkan cashback sebesar Rp 225rb bagi pembelian minimal Ro 600rb.

Juanita Rustandi selaku Senior Manager Operational AEON Mall BSD City mengatakan, keunikan AEON Mall yang merupakan pusat perbelanjaan asal Jepang ini ingin memperkenalkan budaya Jepang kepada para customer dengan menghadirkan berbagai acara tradisional Jepang, dengan berbagai kompetisi seperti cosplay dan costreet competition. Bahkan untuk jurinya pun didatangkan langsung dari negeri matahari terbit tersebut.

Acara puncak nanti akan dimeriahkan oleh Andien yang merupakan salah satu duta persahabatan hubungan diplomasi Indonesia – Jepang yang sudah berlangsung selama 60 tahun.

Berikut ini video singkat kemeriahan acara pada hari sabtu kemarin. Jangan lupa datang ya masih ada waktu hingga 13 Mei 2018 nanti.