Category: Review

Tips Aman Belanja Online

Saat ini dan beberapa tahun ke depan peran dunia digital berbasis internet akan semakin menggerus keberadaan dunia analog atau mainstream yang selama beberapa dekade terakhir ini berkuasa. Salah satu contohnya adalah media cetak yang mulai memudar kejayaanya. Beberapa media cetak baik asing maupun dalam negeri sudah mengumumkan pengundurannya. Mereka kalah oleh arus digital. Jangankan menambah oplah, mempertahankan yang ada saja sulit. Sekarang orang lebih suka membaca berita lewat internet dengan menggunakan smartphone dibanding membaca koran atau majalah. Selain lebih praktis, juga tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis. Dunia digital hanya membutuhkan jaringan internet yang mumpuni dan kuota internet yang banyak.

Tidak hanya media cetak yang terkena imbas, dunia musik dan film pun demikian. Baru-baru ini, sebuah group produksi CD dan DVD yang dulu sangat berkibar dan berjaya, mulai menutup jaringan tokonya karena tidak laku. Para penikmat musik lebih suka membeli lagu di aplikasi. Demikian juga dengan menonton film dapat berlangganan layanan video yang menyajikan berbagai film favorit. Dan lagi-lagi hanya membutuhkan internet dengan jaringan bagus dan kuota berlimpah. Masih banyak lagi “korban-korban” arus digital seperti jaringan belanja online yang membuat malam orang belanja ke mall. Karena selain lebih murah karena tidak ada pajak, juga praktis karena barangnya langsung dikirim ke rumah.

Dengan adanya layanan yang serba online ini tentu ada potensi untuk mengambil keuntungan di dunia digital. Berbagai cara dilakukan untuk meraup keuntungan, mulai dari cara legal hingga ilegal. Cara legal dengan melakukan “penambangan” di dalam transaksi di internet. Modusnya adalah menjaring recehan dari sisa transaksi yang dilakukan. Memang sih jumlah uang yang ditambang hanya recehan tidak lebih dari 100 sen, tapi jika transaksinya berjumlah jutaan tentu hasil tambangnya juga akan bertambah banyak.

Selain cara legal, ada juga cara ilegal yaitu dengan cara membobol password, memalsukan nomor kartu kredit yang banyak dilakukan oleh para hacker. Keamanan untuk layanan mobile dan online menjadi semakin penting dengan meningkatnya teknologi mobile computing. Salah satu kekhawatiran dan fokus utama terkait dengan keamanan informasi pribadi dan profesional yang kini disimpan dalam ponsel pintar.

Setiap hari, semakin semakin banyak pengguna perorangan dan organisasi yang menggunakan ponsel pintar sebagai alat komunikasi utama, serta alat untuk mengelola kehidupan pribadi dan profesional mereka. Mereka beralih dari komputer atau notebook yang selama satu dekade terakhir menjadi andalan dalam bertransaksi. Smartphone dipercaya akan menggantikan peran komputer atau notebook. Bahkan sebuah produsen elektronik terkenal sudah menutup produksi untuk notebook dan fokus menggarap smartphone.

Persoalannya saat ini adalah bagaimana cara “aman”agar kita terhindar dari upaya jahat para cyber crime dan hacker? Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat diterapkan saat berbelanja online.

1.       Merekam tampilan layar konfirmasi pembayaran, dapat dilakukan dengan cara capture dan dijadikan bukti klaim pembayaran.

2.       Menggunakan antivirus, walaupun agak ribet dan memakan waktu, antivirus cukup efektif menangkal spam dan malware yang menggangu

3.       Mengunduh apps yang dikembangkan oleh developer terpercaya, bisa dilihat dari komentar pengguna app tersebut, jumlah orang yang sudah download. Tidak masalah jika app berbayar yang penting bisa dipercaya.

4.       Tidak menggunakan layanan wifi terbuka, karena kadang menjadi celah spam dan malware masuk ke dalam system.

5.       Memisahkan e-mail pribadi dan professional.

Beberapa Bank yang sudah memanfaatkan aplikasi online juga dapat meningkatkan keamanan nasabah dengan pengamanan berlapis seperti : menggunakan token, PIN online, password kombinasi, dsb. Selama tips-tips ini dilakukan nasabah seharusnya akan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan bertransaksi secara online.

Selain itu kita juga perlu mengetahui sampai sejauh mana sebuah tempat belanja online yang dapat dipercaya. Cukup banyak juga lho toko online yang menjual barang dengan harga murah ternyata palsu dan barang bekas. Salah satu toko online favorit saya dan dapat dipercaya adalah https://www.mataharimall.com mengapa dapat dipercaya? dilihat dari link websitenya saja sudah menggunakan ‘https’ yang artinya Hypertext Transfer Protocol Secure yang artinya sangat aman jika digunakan untuk bertransaksi. HTTPS saat ini sudah banyak digunakan untuk website yang mengadakan transaksi online, namun ada juga diantaranya yang belum menggunakan jadi dapat dengan mudah dijebol oleh hacker dan data keuangan kita bocor. Jika bocor data tersebut dapat dijual ke pihak lain dan dapat disalahgunakan. Untuk itu kita harus ekstra hati-hati dan memperhatikan hal ini sebelum melakukan transaksi online

Samsung Tech Institute Hadir di 20 SMK Jawa Timur

Samsung Electronics Indonesia & Pemerintah Jawa Timur tanggal 29 Agustus 2017 meresmikan Samsung Tech Institute (STI) di 20 SMK se Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK. Peresmian STI ini juga bersamaan dengan “Seminar Nasional Revitalisasi SMK Untuk Produktivitas & Daya Saing Bangsa” sesuai Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK serta program Kemenperin “Pendidikan Vokasi Industri” dalam rangka meningkatkan kualitas para lulusan SMK sehingga memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk langsung terjun ke dunia kerja.

Ke-20 SMK tersebut adalah SMK AI Huda Kediri, SMK Islam 1 Blitar, SMK Ma’arif Batu, SMK PGRI 1 Pasuruan, SMK PGRI 1 Nganjuk, SMK Taruna Balen Bojonegoro, SMK Turen Malang, SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk, SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, SMK Muhmmadiyah 2 Genteng Banyuwangi, SMK Muhammadiyah 5 Babat Lamongan, SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang, SMK Negeri 1 Gempol Pasuruan, SMK 2 Negeri Malang, SMK Negeri 1 Geger Madiun, SMK Walisongo 2 Gempol, SMK Negeri 1 Bandung Tulungagung, SMK Negeri 1 Bendo Magetan, SMK BP Subulul Huda Madiun, dan SMK Negeri 1 Wonosari Madiun.

”Samsung berkomitmen untuk berkontribusi dalam kemajuan pendidikan Indonesia, hal tersebut kami wujudkan tahun ini melalui program Samsung Tech Institute yang berkolaborasi dengan institusi pendidikan formil, yaitu SMK, agar hasilnya semakin terlihat nyata dan sejalan dengan program milik pemerintah. Atas dukungan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur hari ini kami menandatangi perjanjian kerja sama program Samsung Tech Institute dengan 20 SMK di Jawa Timur, dimana kerjasama ini menambah jumlah program Samsung Tech Institute menjadi sebanyak 26 di Indonesia. Industri membutuhkan keterampilan yang semakin tinggi, saya yakin para lulusan SMK dapat menjadi tenaga kerja yang lebih siap kerja dan menang dalam persaingan di dunia kerja. Kualitas tenaga kerja yang siap kerja tentu nya akan meningkatkan daya saing industri Indonesia sehingga menghasilkan lebih banyak Iapangan kerja dan secara jangka panjang berimbas pada peningkatan pendapatan masyarakat,” papar KangHyun Lee, Vice President Corporate Affairs, PT Samsung Electronics Indonesia.

Pada program Samsung Tech institute ini Samsung menyediakan kurikulum pelatihan perbaikan telepon selular yang sejajar dengan keterampilan dasar yang ditetapkan oleh Samsung Service Center.

Khusus untuk SMK Negeri 1 Wonosari Madiun, sebagai Samsung Tech Institute percontohan di Jawa Timur, kurikulum yang diberikan juga mencakup perbaikan audio video dan home appliances seperti TV, kulkas, AC dan mesin cuci. Untuk para guru, Samsung memberikan program pelatihan dalam bentuk train the trainer dan pelatihan IT yang dilakukan secara berkala agar para guru dapat mengoptimalkan teknologi untuk proses belajar yang lebih efektif. Samsung juga memfasilitasi siswa untuk pelaksanaan PRAKERIN (Praktek Kerja Industri) di Samsung Service Center maupun atiliasinya, serta memfasilitasi dan memprioritaskan lulusan-lulusan Samsung Tech Institute untuk mengikuti proses rekrutmen di Samsung Service Center maupun afiliasinya yang disesuaikan dengan masing-masing lokasi juga di Pabrik Samsung sesuai dengan kebutuhan dan kriteria dunia industri.

Ada empat poin yang menjadi fokus revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diamanatkan dalam Instruksi Presiden No. 9 tahun 2016, yaitu revitalisasi kurikulum, pendidik dan tenaga kependidikan, kerja sama dan lulusan. Kurikulum untuk jenjang SMK seringkali dianggap kurang sesuai dengan kebutuhan yang ada di dunia usaha dan industri.

Hingga tahun 2019 pemerintah menyasarkan untuk memajukan kualitas 1.775 SMK, yang meliputi 845.000 siswa, salah satunya melalui program Pendidikan Vokasi Industri, kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Untuk tahap pertama, program difokuskan pada SMK di area pulau Jawa.

Samsung Tech Institute pada awalnya diperkenalkan dengan nama Rumah Belajar Samsung di tahun 2013, menargetkan remaja dan anak muda kurang beruntung maupun putus sekolah usia 17 hingga 24 tahun, bekerja sama dengan organisasi non-profit dan panti remaja.

Selain di 20 SMK di Jawa Timur, Samsung Tech Institute saat ini telah ada di enam area di Indonesia, yaitu Cikarang, Jakarta, Medan, Makassar, Banjarmasin dan Kendal. Sejak tahun 2013 sampai saat ini, Samsung Tech Institute sudah menghasilkan 2.507 lulusan dengan 585 lulusan telah berhasil mendapatkan pekerjaan, salah satunya di Samsung Service Center beserta afiliasinya, dan pabrik Samsung Electronics Indonesia yang berlokasi di Cikarang. Beberapa dari lulusan Samsung Tech Institute juga berhasil membangun usaha sendiri dibidang jasa perbaikan elektronik. Sebanyak 1.067 lulusan juga tercatat meneruskan pendidikan formil mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Mengintip Mobil Formula 2 Sean Gelael di Booth Pertamina GIIAS 2017

Saat berkunjung ke pameran otomotif GIIAS 2017 saya sempat kaget dengan kehadiran mobil Formula 2 Sean Gelael di Booth Pertamina. Selama ini saya selalu memantau kiprahnya di ajang balap nomor 2 setelah F1.

Kebetulan saat itu Pertamina (Persero) menggelar acara Talkshow Road to Jerez bersama pembalap F2, Sean Gelael di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Langsung saja saya bergabung dan menyimak.

Head of Marketing Communication, Dendi T Danianto menjelaskan, selain meluncurkan dan uji pasar My Pertamina Loyalty Program, BUMN ini juga mengelar acara yang dimaksudkan untuk menyemangati perjuangan para pembalap nasional dalam rangka mengharumkan nama Indonesia di kancah otomotif internasional.

Acara yang dihadiri oleh Sean Gelael sebagai narasumber tersebut diramaikan juga oleh komunitas dari Braver dan Karimun Club Indonesia serta penggemar yang setia mendukung Sean yaitu Seansation. “Selain talkshow, kita juga memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk dapat mengikuti dan merasakan perjalanan Sean Gelael #RoadToJerez”

#RoadToJerez merupakan campaign yang dibuat Pertamina khusus selama event GIIAS 2017 untuk mengajak masyarakat umum turut mendukung Sean Gelael pada Seri Formula 2 tanggal 4 – 12 Oktober 2017 di Circuit Jerez, Spanyol. Pengunjung yang mengunjungi booth Pertamina berkesempatan mendapat kupon #RoadToJerez dengan cara berikut ini:

1. Belanja produk-produk Pertamina di booth PERTAMINA GIIAS 2017 senilai Rp.200.000,- maka anda berkesempatan mendapatkan 1 buah kupon Road To Jerez

2.Membeli Pertamax Series senilai Rp.300.000,- dan menukarkan bon pembeliannya dengan 1 buah kupon Road to Jerez di booth Pertamina GIIAS 2017

3.Bermain di Drive Your Style booth PERTAMINA dan mendapatkan 1 buah kupon Road to Jerez

Promo #RoadtoJerez ini akan diundi saat penutupan GIIAS pada tanggal 20 Agustus 2017 di booth utama Pertamina Hall 6 E, ICE BSD, Tangerang. Akan ada 3 pemenang yang beruntung yang mendapatkan masing-masing 1 paket Road To Jerez dan bisa mengajak 1 orang saudara/teman untuk pergi bersama. Tunggu apalagi, datang dan kunjungi booth Pertamina di GIIAS Hall 6E, ICE BSD, Tangerang sekarang juga!

Dana Hasil Lelang Smartphone Sebesar Rp 1,2 M Disumbangkan Untuk Anak Yatim

Berbagai cara dapat dilakukan untuk menggalang dana untuk kegiatan amal. Salah satu cara yang patut diapresiasi adalah apa yang dilakukan Samsung Electronics Indonesia yang melakukan kegiatan lelang smartphone terbarunya yaitu Samsung Galaxy S8+ edisi khusus hasil kolaborasi dengan lima individu kreatif ternama tanah air yaitu, Darbotz, Talitha Maranila, Tulola, Biyan, dan Didik Nini Thowok. Jumlah donasi ditambahkan donasi dari Samsung Electronics Indonesia. Jadi pada bagian belakang smartphone tersebut digambar desain khusus sesuai dengan passion masing-masing artis.

Total donasi yang terkumpul sebesar Rp 1,2 milyar langsung disumbangkan kepada ribuan anak yatim di 12 panti asuhan di Jakarta, Bekasi, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, dan Medan, dan sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada seluruh konsumen Samsung Galaxy S8 dan S8+ di Indonesia.

Samsung Galaxy S8 dan S8+ telah menerima respon yang sangat positif dari konsumen di Indonesia. Dari survey konsumen yang dilakukan Samsung, hampir 40% konsumen menyatakan bahwa salah satu alasan utama mereka melakukan pembelian Samsung Galaxy S8 adalah karena inovasi desain yang dihadirkan. Memperkuat kesuksesan Samsung dalam menghadirkan inovasi desain melalui Infinity Display, hasil survey menunjukkan bahwa 64% pengguna yang telah menggunakan Samsung Galaxy S8 dan S8+ selama kurang lebih satu bulan menyatakan bahwa inovasi desain ini menghadirkan perbedaan yang sangat signifikan dalam melakukan berbagai kegiatan menggunakan smartphone. Fitur kamera menjadi daya tarik berikutnya setelah inovasi desain Infinity Display yang canggih dan unik menjadikan persepsi yang paling kuat dirasakan oleh konsumen Indonesia terhadap Samsung Galaxy S8 dan S8+.

“Kehadiran Samsung Galaxy S8 dan S8+ tidak hanya menandakan era baru bagi industri smartphone, namun juga menjadi momen yang kami gunakan untuk berkontribusi lebih kepada masyarakat Indonesia. Antusiasme konsumen saat pre order dan penjualan perdana sungguh diluar dugaan kami. Kami berterima kasih kepada konsumen atas kepercayaan mereka dengan berbagi kebahagiaan di bulan suci ini bersama anak-anak yatim. Kami ingin anak-anak di panti asuhan juga menggunakan teknologi untuk mereka belajar berbagai hal yang baik untuk masa depan mereka. Oleh karena itu, hasil lelang dari kesembilan Samsung Galaxy S8+ edisi khusus ini kami tambahkan menjadi 1,2 milyar rupiah dan kami bagikan kepada 12 panti asuhan dengan menyediakan fasilitas Samsung Learning Corner yang dilengkapi dengan Samsung Galaxy Tab dan Samsung Smart TV, serta membagikan kebutuhan pokok bagi ribuan anak yatim,” jelas Jae Hoon Kwon, President Samsung Electronics Indonesiasaat acara “Cerita Ramadhan Bersama Samsung” yang diadakan di Hotel Ritz Carlton Jakarta beberapa waktu lalu.

Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Samsung Electronics Indonesia untuk memberikan nilai lebih dari sekedar menghadirkan teknologi yang bermakna bagi penggunanya dengan berbagi manfaat teknologi untuk membuka peluang baru bagi masyarakat termasuk yang kurang beruntung. Lazada sebagai partner bisnis Samsung mendukung inisiatif ini dengan mengadakan lelang online Galaxy S8+ edisi khusus. Lazada juga menambahkan hasil lelang sehingga total hasil lelang dari online lelang Lazada digabung dengan hasil lelang yang diadakan bersama Casa Indonesia 2017 dan bersama Launch Bloomberg Business Week menjadi 517 juta rupiah.

“Kepercayaan konsumen terhadap Samsung Galaxy S8 dan S8+ menjadi pendorong kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan teknologi yang tidak hanya terdepan di kelasnya, namun juga memberikan makna dan manfaat bagi konsumen. Kami senang bahwa Galaxy S8 menjadi lebih bermakna saat dipadukan dengan nilai seni. Kreativitas yang didedikasikan lima illustrator untuk Galaxy S8+ edisi khusus, yaitu Darbotz, Talitha Maranila, Tulola, Biyan, dan Didik Nini Thowok, ikut memberikan kontribusi nilai mahakarya terhadap produk ini sehingga nilai lelang dapat membuka peluang bagi lebih banyak anak yatim untuk masa depan yang lebih baik,” lanjut Kwon.