Category: Review

Serunya Ulang Tahun ke-3 AEON Mall BSD City

AEON Mall BSD City memasuki usia yang ke-3 di bulan Mei 2018 ini. Dalam rangka perayaan ulang tahun mall yang pertama kali ada di Indonesia itu dirayakan dengan berbagai acara menarik. Beruntung pada tanggal 4 Mei 2018 kemarin sempat datang ke AEON Mall bersama keluarga dan mengikuti berbagai acara seru.

Konsep yang diusung adalah festival pasar malam Jepang lengkap dengan dekorasi Yagure khas dengan menara Bon Odori-nya termasuk lentera. Bon Odori adalah tarian rakyat yang sangat populer di negeri sakura itu. Pada hari sabtu itu juga kami sempat diajari tarian Yosakoi yang menggunakan semacam kecrekan tapi dari kayu sebagai medianya. Sebelumnya diadakan meet n greet dengan seorang cosplayer yang didatangkan khusus dari Malayasia yaitu Ying Tze yang ternyata penggemarnya di Indonesia banyak banget. Bagi para fans yang ingin ketemu cukup membeli merchandise semacam kartu pos seharga Rp 50.000,- dan nanti akan ditandatangani serta bisa selfie dengan sang cosplayer yang mirip boneka itu. Berbagai tingkah polah fans macem-macem ya, ada yang bawa bantal kesayangan, hingga membeli merchandise sampai 35 buah. Tinggal dikalikan saja berapa tuh jumlahnya. Demi idola ya.

Bersama Ying Tze, Cosplayer dari Malaysia

Selanjutnya kami juga diajari belajar Shodo, yaitu menulis indah khas Jepang. Jadi semacam kaligrafi tapi menggunakan huruf Jepang. Tidak tanggung-tanggung, pengajarnya adalah Nachu, seorang artis yang katanya mantan personil SDN48 yang merupakan sister grup dari AKB48 dan JKT48.

Belajar nulis Shodo kaligrafi Jepang bersama Nachu mantan anggota SDN48 angkatan 90 kali ya hehe. Katanya hasil tulisanku bagus suit2..

Pokoknya acaranya seru-seru deh. Selain itu juga dan semua itu masih berlangsung hingga tanggal 13 Mei 2018. Selain itu setiap tenant juga mengadakan diskon khusus special sale hingga 70% dalam rangka ulang tahun ini dengan program Shopping Vaganza yang akan mendapatkan cashback sebesar Rp 225rb bagi pembelian minimal Ro 600rb.

Juanita Rustandi selaku Senior Manager Operational AEON Mall BSD City mengatakan, keunikan AEON Mall yang merupakan pusat perbelanjaan asal Jepang ini ingin memperkenalkan budaya Jepang kepada para customer dengan menghadirkan berbagai acara tradisional Jepang, dengan berbagai kompetisi seperti cosplay dan costreet competition. Bahkan untuk jurinya pun didatangkan langsung dari negeri matahari terbit tersebut.

Acara puncak nanti akan dimeriahkan oleh Andien yang merupakan salah satu duta persahabatan hubungan diplomasi Indonesia – Jepang yang sudah berlangsung selama 60 tahun.

Berikut ini video singkat kemeriahan acara pada hari sabtu kemarin. Jangan lupa datang ya masih ada waktu hingga 13 Mei 2018 nanti.

 

Berkunjung ke Desa Jati Endah Kampung Inspirasi Binaan Indocement

Nggak sia-sia perjalanan naik kereta Argo Parahyangan dari Jakarta ke Bandung yang menghabiskan waktu 4 jam lebih, satu piring nasi goreng, plus makan siang yang bergizi di Sindang Reret, ketika kita para blogger yang diajak oleh PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk untuk mengunjungi salah satu desa binaannya yaitu Kampung Inspirasi RW 17 yang berada di Desa Jati Endah Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung.

Untuk menuju desa ini pun agak sulit karena letaknya lumayan terpencil di wilayah Ujungberung. Aplikasi maps pun tidak berguna dan akhirnya kita menggunakan komunikasi paling tradisional yaitu bertanya. Setelah interogasi kepada orang yang  lagi beli air galonan (dan dia menjawab sambil gendong galonnya yang ada isinya) dan tukang ojek pangkalan, akhirnya kita ditunjukkan pada sebuah desa yang setelah kita explore didalamnya memang penuh inspirasi.

Rombongan disambut oleh ibu-ibu yang tergabung dalam KWT (Kelompok Wanita Tani) yang tugasnya membuat kerajinan tangan dari sampah daur ulang. Ada tas yang terlihat mewah padahal terbuat dari bungkus kopi sachet yang pembuatannya dengan cara dibalik. Jadi bagian dalamnya yang berwarna chrome ada di luar dan jadi terlihat eksklusif. Ada juga aneka cemilan ringan seperti Basreng, Lumpia kriuk dengan harga terjangkau mulai dari Rp 5.000.- yang dikemas dengan cantik. Ibu-ibu blogger pun langsung borong buat oleh-oleh. Ada juga dijual obat sejuta penyakit seperti kolesterol, sakit kepala, dll yang diberi nama “Waringkas Jati 17” yang terbuat dari kumis kucing (tanaman ya), dan tanaman lainnya yang mereka tanam sendiri di desa Jati Endah.

Disambut ibu-ibu KWT (Kelompok Wanita Tani) dengan segala aktifitas positifnya

Selanjutnya dengan dipandu oleh Ibu Nining yang menjadi “local hero” program ini kami mulai keliling kampung. Destinasi pertama yang kita kunjungi adalah Posyandu “Nusa Indah 17” yang sudah banyak meraih penghargaan, baik tingkat lokal maupun nasional. Diperlihatkan berbagai macam penghargaan yang kalau dipajang bakal memenuhi semua dinding posyandu. Penghargaan ini diraih berkat kiprahnya ikut mensukseskan program pemerintah bidang kesehatan terutama kepedulian terhadap balita. Selain itu juga ibu hamil yang ada di data dan diperiksa secara rutin untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi janinnya. Secara kontinyu diadakan jadwal pemeriksaan dan satu keunikan datanya adalah setiap anak yang hadir ditandai dengan menulis nama dalam kertas warna warni berbentuk daun yang disimpan dalam sebuah vas bunga. Sedangkan untuk satu ibu hamil ditandai dengan menyimpan satu batang lidi. Nah kalau musim hujan, lidinya bakal banyak, kata Ibu Nining menjelaskan sambil bercanda.

Mendapat penjelasan dari kader Posyandu Nusa Indah 17

Selanjutnya kami berkunjung ke Kober Annur dan TBM. Kober adalah Kelompok Bermain anak-anak usia dibawah 5 tahun. Jadi semacam pra TK. Di tempat ini anak-anak bisa bermain, menggambar dan berinteraksi dengan anak-anak lainnya. Ada juga TBM yaitu Taman Bacaan Masyarakat berupa perpustakaan mini hasil swadaya masyakarat. Kedua tempat ini menempati rumah kosong yang dipinjamkan oleh pemiliknya.

Taman Bacaan Anak Anak yang dibuat secara swadaya. Ada yang mau nyumbang buku?

Tempat terakhir yang kami kunjungi adalah Tempat Pengolahan Sampah “UPK (Unit Pengelolaan Kebersihan) Mandiri III Berhemat Sabilulungan” yang setelah kami kunjungi ternyata tidak ada sampahnya. Ternyata sampah yang ada sudah dipilah antara sampah organik dan non organik. Sampah organik dijadikan kompos, sampah non organik dipilah lagi untuk didaur ulang dan menjadi produk seperti yang diperlihatkan saat kami datang tadi. Jadi sisa-sisanya hanya tinggal 30% sampah saja.

Dalam kesempatan ini juga diresmikan jalan unik beraneka warna menuju tempat pengolahan sampah tersebut. Sebuah kehormatan ibu blogger ikut menggunting pita dan meresmikannya. Ternyata di bagian dalam UPK ada sebuah kelas yang fungsinya menjelaskan kepada tamu atau warga tentang pengelolaan sampah. Dalam kesempatan ini juga Ibu Nining menjelaskan secara panjang lebar tentang awal terbentuknya Desa Inspirasi dengan presentasi yang lengkap. Awalnya desa tumbuh apa adanya seperti desa lain pada umumnya. Tidak ada tempat sampah khusus dan orang membuang sampah sembarangan, desa menjadi kotor dan tidak terawat, bahkan menimbulkan banjir. Tahun 2010 Ketua RW waktu itu H. Wawan Gusnawan dan isterinya Ibu Nining bertekad untuk mengatasi permasalah tersebut dan mulai bergerak. Bagi warga yang ikut membantu akan diberikan kemudahan pengurusan administrasi seperti pengurusan KTP dan KK dan sebaliknya, bagi yang tidak berpartisipasi akan dipersulit. Pendekatan keagamaan juga diterapkan karena menurut hadis, kebersihan adalah sebagian dari pada iman. Strategi ini ampuh. Upaya-upaya ini mampu mengajak masyarakat untuk mengikuti beragam kegiataan pelestarian lingkungan hidup. Banyak orang ikut mendukung, bahkan sekampung. Dan inilah program unggulan yang sudah dijalankan sampai saat ini yaitu pengelolaan sampah mandiri, gerakan wanita tani, serta urban farming. Selain itu juga terdapat sekolah sampah, sebuah sekolah yang menginspirasi masyarakat umum dalam menangani sampah rumah tangga secara kreatif. Ternyata kelas yang kami duduki saat mendapat penjelasan dari ibu Nining adalah sebuah sekolah sampah yang ternyata merupakan SEKOLAH PENGELOLAAN SAMPAH PERTAMA DI INDONESIA. Sekolah ini terbuka bagi siapa saja yang berminat untuk belajar mengelola sampah. Di Sekolah ini, peserta mendapatkan informasi mengenai cara mengolah sampah organic dan non-organik, daur ulang, sistem kompos, pengolahan biogester, kerajinan dari limbah. Saat pembangunan sekolah sampah ini Indocement membantu perihal pendirian infrastrukturnya.

Selain pengelolaan sampah, Ibu Nining Nurhayati “lady first” RW saat itu menggerakkan program urban farming berupa penanaman tanaman hias, sayur dan buah-buahan di pekarangan rumah, tepi jalan dan lahan tak terpakai. Kegiataan dilakukan dari hulu ke hilir, yaitu pembibitan, penanaman, perawatan, panen dan pengolahan hasil panen. Program pengolahan hasil panen dikelola di dalam program “Arisan Berhemat” pada 2010.

Beberapa program lainnya juga dijalankan dan mulai menampakkan hasilnya yaitu : “Arisan Berhemat” (2010) mengajak masyarakat untuk mengolah hasil pertanian menjadi beragam makanan camilan. Program lainnya, mengubah hasil ternak ayam dan lele menjadi abon, keripik, kerupuk dan kue serta program daur ulang sampah menjadi produk bernilai jual. Tahun 2011 bertransformasi menjadi KWT Jati 17 dan kemudian berubah menjadi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Sajati 17 yang diintegrasikan dengan program Keluarga Bencana dengan tujuan untuk meningkatkan kondisi ekonomi keluarga. UPPKS Sajati 17 dibina oleh Dinas Unit Pelaksanaan Teknis Pengembangan Pendidikan Karakter Bangsa (UPT PPKB) Kec. Cilengkrang. Lewat UPPKS Sajati 17 memudahkan masyarakat untuk bekerja sama dengan beragam dinas ditingkat lokal maupun provinsi dalam melaksakan beragam program.

Ibu Nining menjelaskan panjang lebar tentang asal mula kampung inspirasi dan program=programnya di Sekolah Sampah

Apa yang sudah dirintis oleh dua sejoli local hero dari Cilengkrang Pak Wawan dan Ibu Nining ini kini mulai menampakkan hasil. Kini di desa tersebut sudah ada program PAKET WISATA KAMPUNG INSPIRASI. Bagi para pengunjung yang ingin mempelajari pengelolaan sampah. Desa ini juga kerap dikunjungi oleh mereka yang berminat mengelola program seperti ini. Bukan hanya local, tapi sudah level internasional. Desa Cilengkrang pernah dikunjungi oleh delegasi peserta “Training Course on Innovative Holticulture and Agro-business” – ASEAN yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam rangka bagian dari perwujudan AFTA (Asean Free Trade Area) di 2014 dan Kunjungan delegasi ASEAN di 2015.

Indocementpun memberikan bantuan dalam pembinaan dan bantuan fisik seperti pembangunan sekolah sampah tadi. Padahal lokasi desa ini sangat jauh dari Gudang Indocement yang berada di Cimarema, Kabupaten Bandung dengan jarak sekitar 30 km. Seperti yang diungkapkan oleh Bapak Kuky Permana Direktur Independen Indocement saat sesi ngopi bareng blogger di Bandung, “Biasanya CSR diadakan untuk lingkungan sekitar, namun karena desa ini sangat inspriratif dan dapat menjadi pilot project untuk desa lainnya, Indocement tertarik untuk memberikan bantuannya.”

“Indocement juga tidak hanya memberikan dana dalam program CSR-nya, tapi juga memberikan bantuan teknis, konsultasi dan pembinaan untuk desa binaannya.” Kata Sahat Panggabean Manager CSR Indocement. “Karena biasanya desa mempunyai dana dari pemerintah untuk fasilitas di desanya dan kita mencoba untuk memberikan bantuan teknis atau konsultan untuk pembangunannya,” lanjutnya.

Bincang santai setelah kunjungan ke Kampung Inspirasi dengan Bapak Kuky Permana Direktur Independen Indocement dan Sahat Panggabean Manager CSR Indocement

Semoga apa yang dilakukan oleh Pak Wawan dan Ibu Nining sebagai “local hero” di Desa Cilengkrang menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Perjuangan yang dulu dilakukan, kini sudah mulai menampakkan hasilnya. Semoga Kampung Inspirasi Cilengkrang menjadi Inspirasi bagi kampung dan desa lainnya. Seperti diungkapkan oleh Pak Kuky, bahwa kita kita perlu takut memberi, ingat power of “Giving is Getting”. Apa yang kita berikan, itu yang akan kita dapatkan.

Blogger Gathering Bersama Wuling Motors dalam ajang IIMS 2018

Wuling Motors Indonesia mengundang sejumlah blogger Indonesia baik dari blogger otomotif, maupun lifestyle untuk menyaksikan produk baru mereka yang baru saja diluncurkan yaitu Wuling Cortez pada 21 April 2018 dalam ajang pameran IIMS 2018 yang diselenggarakan di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta. Sebelumnya Wuling juga sempat meluncurkan produk MPV lainnya yaitu ConferoS yang mendapat sambutan hangat dari konsumen.

Sejumlah blogger dalam kesempatan ini juga selain menjajal dan mengenal lebih dekat dengan dua produknya, juga dihibur oleh penampilan The Dance Company di booth Wuling Motors yang berada di Hall A IIMS 2018 yang baru saja dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada sehari sebelumnya 20 April 2018.

Penampilan The Dance Company di Booth Wuling IIMS 2018

Setelah puas mengeksplorasi kedua produk unggulan Wuling tersebut, para blogger diajak untuk berdiskusi lebih lanjut di Swiss Bell Hotel yang lokasinya tidak jauh dari tempat pameran. Dalam kesempatan tersebut hadir sebagai pembicara yaitu Mas Agung dari Kompas.com, Ibu Dian Asmahadi Brand Manager Wuling Motors dan Arif Rabani dari bagian Produk Wuling Motors.

Nara sumber dalam acara Blogger Gathering Wuling IIMS 2018 (kiri ke kanan) Agung dari Kompas.com, Dian Asmahadi yang merupakan Brand Manager dari Wuling Motors dan Arif Ramadi dari Produk Wuling

Agung dari mengawali pembicaraan dengan mengangkat tema seputar produk kendaraan MPV yaitu Multi Purpose Vehicle. Jenis kendaraan ini sangat disukai di Indonesia dan menguasai pangsa pasar otomotif. Kebijakan memproduksi MPV diperkuat oleh Kepres 45 Tahun 1972 tentang pembuatan kendaraan niaga yang praktis dapat mengangkut barang dan juga penumpang. Hal ini sangat diterima di Indonesia yang mempunyai kultur guyub dan selalu ingin bersama-sama, termasuk dalam kendaraan.

Selanjutnya Arif Ramadi memaparkan tentang kiprah Wuling Motors yang hadir di Indonesia pada tahun 2015 dengan komitmen yang jelas dengan membuat pabrik perakitan di Deltamas Bekasi. Pabrik ini merupakan pabrik perakitan Wuling pertama di luar China.   Dengan luas total 60 hektar yang terbagi menjadi 30 hektar untuk pabrik Wuling dan 30 hektar untuk supplier, sehingga jarak keduanya menjadi dekat dan mengurangi biaya transportasi dan otomatis mengurangi biaya produksi dan dapat meminimalisir harga jual. Jumlah pekerja yang diserap mencapai 6.000 karyawan. Dengan investasi sebesar  700 Juta USD sudah dipastikan Wuling Motors sangat serius untuk menggarap potensi pasar otomotif Indonesia secara jangka panjang. Hal ini belum tentu diikuti oleh brand otomotif lainnya yang hanya mengandalkan impor mobil build up atau CKD. Namun Wuling berani membuat pabrik perakitan dengan kandungan local yang mencapai hingga 85% sehingga dapat menekan harga jual yang sangat menguntungkan konsumen.

ConferoS hadir membidik segmen Low MPV, sedangkan Cortez membidik segmen Medium MPV. Keduanya bermain di MPV yang merupakan segmen ideal pasar otomotif Indonesia. Sejumlah fitur andalan ditawarkan, bahkan diantaranya tidak terdapat di competitor. Bahkan jika ada pun, dengan kelas yang sama, harga Wuling Motors jauh lebih murah dibanding competitor. Mengapa bisa lebih murah? Wuling tidak mengorbankan kualitas demi harga murah, namun kebijakan seperti yang disebutkan di atas tadi membuat harga jual lebih murah seperti lokasi supplier yang berdekatan dan kandungan local yang cukup tinggi.

Produk terbaru Wuling Cortez 1.5 sudah hadir di IIMS 2018

Berbagai kelebihan produk Wuling dipaparkan, mulai dari fitur keamanan seperti Dual SRS bag dan rem ABS dijelaskan, sampai fitur canggih yang belum tentu ada di competitor seperti sensor suara jika mobil akan mengalami benturan, wiper otomatis ketika hujan, pengaturan jok secara elektrik, anti theft system, dll. Tidak salah Wuling juga mengadopsi standar mobil Eropa untuk menyajikan fitur-fiturnya.

Lebih lanjut Dian Asmahadi yang merupakan Brand Manager dari Wuling Motors mengakui bahwa brand mereka baru hadir sekitar 2 tahun di Indonesia. 2015 ground breaking pabrik dan baru diresmikan 2017 lalu. Namun kini sudah mempunyai 50 dealer (2017) dan rencana total menjadi 80 dealer pada 2018 yang tersebar di penjuru tanah air. Wuling ingin menunjukkan kepada konsumen Indonesia bahwa mereka sangat memperhatikan after sales service untuk penggunanya, dan tidak perlu khawatir jika memerlukan suku cadang di kemudian hari. Garansi pun mereka berikan sangat special, untuk garansi umum 3 tahun, garansi mesin dan transmisi 5 tahun. Hal ini tidak ditemukan pada brand competitor. Wuling juga sudah bekerjasama dengan beberapa leasing terkemuka seperti Adira, BCA, Mandiri, Oto,dll untuk memberikan layanan bagi konsumen yang membutuhkan pinjaman. Selain itu ada asuransi juga untuk perlindungan dan proteksi kepemilikan.

Foto bersama Blogger di Booth Wuling IIMS 2018

Semoga dengan penjelasan di atas dan komitmen Wuling di Indonesia, konsumen menjadi yakin dan memilih produknya untuk digunakan sebagai sarana transportasi, baik ConferoS maupun Cortez. Berikut video singkat saat berkunjung ke Booth Wuling Motors di IIMS 2018.

 

Bermimpilah dan Sobatku yang Satu Ini Akan Mewujudkannya

Ricka Pratiwi Putri mungkin tidak akan menyangka dirinya akan mendapatkan hadiah utama Rp 100 juta lewat undian grand prize yang diadakan oleh Sobatku kependekan dari Simpanan Online Sahabatku – sebuah aplikasi untuk menabung online – yang diadakan bertepatan dengan hari Kartini pada 21 April 2018 lalu di Alfamart Sempur, Kota Bogor.

Saya dan rekan-rekan Blogger Bogor yang ikut menghadiri acara tersebut langsung mengabarkan berita gembira tersebut lewat social media twitter dan Instagram. Ajaibnya Ricka yang merupakan pemenang utama rupanya menjadi followers salah satu rekan blogger bernama Mbak Arni. Berikut video detik-detik saat pengundian yang menegangkan.

Ricka yang tinggal di Padang Sidempuan, Sumatera Utara seakan tidak percaya bahwa dirinya yang menjadi pemenang utama undian grand prize Sobatku ini sehingga ia memastikan dengan bertanya via kolom komentar kepada Mbak Arni. Setelah dipastikan dengan meyakinkan, Akhirnya Richa baru percaya bahwa memang dia menjadi pemenang utamanya.

Richa pun bercerita kepada Mbak Arni, bahwa dirinya memang sengaja menabung di Sobatku dan jika memenangkan hadiah utama akan memberikannya kepada kedua orangtua untuk digunakan umroh. Mungkin saat itu Richa hanya berangan-angan. Untuk memenangkan satu hadiah dibanding dengan puluhan ribu nasabah Sobatku lainnya rasanya sangat mustahil. Namun Richa menyimpan baik-baik mimpinya itu, sambil berdoa semoga apa yang dicita-citakannya itu dapat terwujud. Bagaimanapun caranya. Entah dari mana uangnya, yang penting niatnya memberangkatkan kedua orangtua pergi ke tanah suci dapat terwujud.

Tuhan Maha Mendengar dan mewujudkan cita-cita Richa melalui Sobatku. Kamupun bisa mewujudkan cita-cita atau angan-angan yang selama ini kamu idamkan. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, yang penting usaha dan niat yang tulus. Untuk memulai mewujudkan cita-cita tersebut langkah pertama adalah dengan melakukan download aplikasi Sobatku yang sudah dapat diunduh secara gratis via Google Play atau Apple Store. Aplikasi Sobatku ini merupakan karya dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sahabat Mitra Sejati.

Suasana meriah saat undian grand prize Sobatku berlangsung di Alfamart Sempur Bogor

Selanjutnya kita bisa membuat akun rekening Sobatku dengan cara online, tidak perlu repot-repot datang ke bank. Sudah bukan jamannya lagi kita menghabiskan waktu untuk buka rekening dengan mendatangi kantor bank. Itu cara jaman old. Kalau jaman now semua serba instan dan cepat, seperti aplikasi Sobatku. Nomor rekeningnya pun cukup unik dan pasti mudah dihapal karena nomornya sama dengan nomor telepon kamu. Gampang kan?

Selanjutnya kita bisa mulai menabung. Bagaimana caranya? Mudah kok tinggal transfer dari bank mana saja atau bisa transfer via Alfamart atau Alfamidi. Selain untuk menabung bisa juga untuk bayar-bayar tagihan.
Kalau sudah gajian, langsung transfer semuanya ke rekening Sobatku bisa banget, siapa tau bisa dapet undian Sobatku yang diadakan setiap tiga bulan sekali. Karena dengan semakin banyaknya tabungan, semakin besar pula kemungkinan menangnya. Sobatku menerapkan system poin untuk mendapatkan satu nomor undiannya. Ketentuannya seperti ini :

Saldo rata-rata Rp 1 juta mendapatkan 600 poin
Saldo rata-rata Rp 5 juta mendapatkan 3.000 poin
Saldo rata-rata Rp 10 juta mendapatkan 8.000 poin
Saldo rata-rata Rp 20 juta mendapatkan 16.000 poin

Lumayan banyak kan? Yah kalo nggak dapet 100 juta, siapa tau dapet paket umroh, atau uang tunai lainnya mulai dari 10 juta hingga ratusan ribu rupiah. Taruhlah kita nggak menang juga, yang penting kita sudah punya tabungan yang dapat digunakan untuk keperluan mendadak atau tabungan masa depan, jangan sampai penghasilan kita habiskan begitu saja.

Salah satu pemenang Rp 10 juta. More than lumayan kan? 🙂

Yuk mumpung tiga bulan lagi yaitu bulan Juli 2018 akan ada undian lagi, mulai sekarang kita nabung di Sobatku, siapa tau bisa menang undian dan dapat mewujudkan keinginan atau cita-cita yang kita impikan. Sekali lagi, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, selama kita selalu ikhtiar dan berusaha dalam mewujudkannya.