Antara Brand, Engagement dan “Kuis Hunter”

Bagi teman-teman penggiat sosial media tentu tidak asing lagi dengan yang namanya “kuis hunter” yaitu akun atau orang yang senang  berburu kuis yang diadakan oleh brand di social media. Awalnya brand ingin menciptakan engagement dengan para user-nya, sehingga tercipta interaksi yang aktif antara produsen dan konsumen. Untuk menciptakan interaksi yang aktif biasanya brand mengadakan sebuah kuis dengan hadiah yang beragam, mulai dari merchandise sampai smartphone atau gadget terbaru. Nah disini persoalan muncul. Para peserta yang ikut kuis bukan hanya user brand tersebut, tapi sudah sudah disusupi oleh akun-akun “kuis hunter” tadi.

Awalnya sih keberadaan “”kuis hunter” ini tidak terlalu bermasalah bagi sebuah brand. Bahkan cukup membantu penyebaran informasi berupa share di Facebook atau retweet di Twitter  jika ada sebuah kuis. Tapi lama kelamaan ternyata keberadaan kuis hunter ini cukup mengganggu juga. Awalnya hadiah diperuntukkan untuk pemakai setia, tapi malah jatuh ke tangan kuis hunter. Dan lebih gila lagi hadiahnya itu bukannya dipakai, tapi dijual. Lebih ekstrim lagi dia bakal protes dan marah-marah kalau kalah.

Hadiah yang menggiurkan menjadi salah satu daya tarik semakin banyaknya para pemburu kuis ini. Bayangkan, siapa yang tidak mau smartpone terbaru kalau menang. Lempar di kaskus pake diskon 20% juga udah banyak yang nyamber. Beberapa brand sudah menandai beberapa akun yang sering menang kuis dan dimasukkan dalam blacklist. Tapi para kuis hunter tidak kalah cerdik, mereka mengganti nama akunnya dengan nama lain. Baru ketahuan setelah dia menang ternyata nama aslinya masih sama 😐

Bagaimana solusi agar pemenang kuis jatuh kepada orang yang tepat alias orang yang benar-benar menggunakan brand yang kita pegang? Ada beberapa cara yang bisa digunakan antara lain :

1. Jangan membuat kuis yang jawabannya siapa cepat dia dapat. Kalau ini dilakukan pasti yang menang adalah kuis hunter. Karena jari-jari mereka sudah lincah dalam menjawab kuis, sesulit apapun. Sementara para user beneran masih mikir, mereka sudah siap googling dengan pertanyaan apa saja.

2. Buat kuis yang jawabannya bisa jawab dalam beberapa waktu, boleh dalam sehari atau beberapa hari. Dengan demikian akan banyak jawaban yang masuk dan kita tinggal mengundinya. Jika yang menang undian adalah kuis hunter kalau mau di skip, silahkan. Untuk melihat mereka kuis hunter atau bukan silahkan lihat tweet sebelumnya apakah penuh dengan jawaban-jawaban kuis lainnya atau percakapan yang lain?

 

3. Buat kuis yang jawabannya pernah kita informasikan atau tweet beberapa waktu lalu. Jika benar-benar followers brand tersebut pasti akan ingat dan tahu jawabannya.

4. Buatlah kuis secara random. Jangan menetapkan hari tertentu sebagai hari kuis. Niscaya para pemburu kuis sudah menanti.

5. Untuk menambah fans atau followers tidak harus dengan kuis, bisa juga dengan melakukan live tweet yang bermanfaat, lomba share dalam beberapa waktu, dll.

 

Salam,

@harrismaul

 

Be Sociable, Share!

Comments are closed.